mimbarumum.co.id – Dalam rangka mewujudkan visi “Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia” yang dicanangkan Kementerian Agama RI, MTsN 1 Labuhanbatu konsisten mengembangkan kompetensi siswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada kemampuan global. Salah satu buktinya adalah program unggulan English Club, wadah bagi para siswa untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan suasana yang santai, interaktif, dan menyenangkan.
Melalui English Club, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan berbahasa Inggris dalam percakapan, presentasi, hingga aktivitas kreatif lainnya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa (self-confidence) sekaligus menjawab tantangan globalisasi, di mana penguasaan bahasa asing menjadi modal penting dalam persaingan internasional.
Kepala Madrasah: English Club adalah Investasi Masa Depan
Kepala MTsN 1 Labuhanbatu, Mustafa Kamal Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa English Club merupakan investasi jangka panjang.
“Kami ingin menciptakan lingkungan di mana siswa tidak takut mencoba. Bahasa Inggris harus dipraktikkan, bukan hanya dipelajari. Dari sinilah lahir generasi yang percaya diri, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Ia berharap klub ini melahirkan duta-duta madrasah yang mampu membawa nama baik sekolah di ajang kompetisi regional, nasional, hingga internasional, tanpa meninggalkan identitas keislaman yang menjadi ciri khas madrasah.
Guru Pembimbing dan Struktur Pembinaan
Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif, madrasah menugaskan seluruh guru bahasa Inggris sebagai pembimbing. Total ada 10 guru yang membina 139 siswa, dengan Suratmin, S.Pd. sebagai koordinator. Ia menyusun program kerja, mengkoordinasikan pembimbing, serta memastikan kegiatan berlangsung sesuai target.
Nama guru pembimbing dan jumlah siswa yang dibimbing yakni Surya Putra, S.Pd. (20 peserta), Siti Sahara, S.Pd. (20 peserta), Vita Mutiara, S.S. (20 peserta), Suratmin, S.Pd. (12 peserta), Lila Suriani, S.Pd.I. (13 peserta), Inatul Zamroh, S.Ag. (26 peserta) Eliya Safitri, S.Pd. (7 peserta) Juwita Aldilla Nst (9 peserta), Nurul Wulanda, S.Pd. (10 peserta) Istiqomah Sri Astuti, S.Pd.I. (12 peserta)
Target Belajar: 100 Kosakata Baru Setiap Bulan
Suratmin menjelaskan, setiap peserta diharapkan mampu menguasai 100 kosakata baru per bulan, yang dipraktikkan melalui dialog, presentasi, hingga permainan bahasa.
“Kami berusaha menciptakan English Environment mini di klub ini. Dengan begitu, siswa termotivasi untuk terus berbicara dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut,” katanya.
Selain kosakata, aspek lain seperti grammar, pronunciation, dan fluency juga menjadi fokus utama dalam pembelajaran.
Dukungan Orang Tua dan Antusiasme Siswa
Guru pembimbing Inatul Zamroh menegaskan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada dukungan orang tua.
“Ketika anak belajar di madrasah dan di rumah mendapat dukungan—misalnya menonton konten berbahasa Inggris atau berdiskusi ringan—proses penguasaan bahasa akan jauh lebih efektif,” jelasnya.
Ia menambahkan, antusiasme siswa yang tinggi menjadi modal besar dalam membangun kompetensi global.
Langkah Konkret Menuju Madrasah Mendunia
Dengan struktur yang jelas, dukungan pimpinan, dedikasi guru, dan semangat siswa, English Club MTsN 1 Labuhanbatu telah menjadi pionir penguatan kompetensi global di kalangan madrasah. Program ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan gerakan literasi bahasa yang membuka jendela dunia bagi generasi muda.
Target kosakata per bulan menjadi bukti keseriusan madrasah dalam membangun fondasi bahasa yang kokoh. Ke depan, diharapkan semakin banyak siswa yang bergabung dan siap menjadi generasi cerdas, terampil, berkarakter, serta kompetitif di tingkat global.
Reporter: Ngatirin/rel



