mimbarumum.co.id – Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumut mendatang diharapkan benar-benar dapat dirasakan oleh Provinsi Sumatera Utara.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi A DPRD Sumut, HM Subandi di Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, kemarin.
Menurut Subandi, melihat kondisi Sumut belakangan ini, banyaknya persoalan-persoalan isu dan sebagainya yang cukup menganggu stabilitas politik dan ujungnya akan mengganggu stabilitas ekonomi di Sumut, tentunya kepimpinan KPI Sumut ke depan harus orang-orang yang betul-betul kredibel dan profesional dibidangnya.
Artinya apa, sebut Politisi Partai Gerindra Sumut ini, orang-orang yang duduk di kepengurusan KPI Sumut periode mendatang nanti memahami tentang apa tugas dari KPI itu.
Baca Juga : Sah ! MK Putuskan eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada
“Sehingga bisa memfilter isu-isu ataupun berita-berita di media seperti radio dan televisi. Selain itu juga memberikan masukan bahkan memberikan teguran terhadap berita-berita yang menyimpang atau diplesetkan dari maksud dan tujuan sebenarnya,” ujar Subandi.
Apalagi menjelang Pilkada Serentak 2020 ini, ungkap Subandi, Sumut adalah provinsi yang terbesar melaksanakan Pilkada Serentak ini, ada 23 kabupaten dan kota yang akan menggelar Pilkada Serentak.
Disini KPI diharapkan juga berperan, kata Subandi, sebab persoalan pilkada ini, selalu saja orang belum dinyatakan sebagai calon, sudah ada yang melakukan sosialisasi, pasang baliho dan masuk media, inikan harus difilter.
Baca Juga : NPHD KPU Medan Rp 69 Miliar Untuk Pilkada 2020
“Kita harap peran KPI Sumatera Utara benar-benar dirasakan oleh Provinsi Sumatera Utara” ujar Subandi.
Untuk perekrutan calon Anggota KPI Sumut periode mendatang, ungkap Subandi, terlebih dahulu Komisi A DPRD Sumut akan membentuk panitia seleksi atau tim seleksi perekrutan calon Anggota KPI Sumut.
“Kewenangan DPRD Sumut untuk pemilihan Anggota KPI Sumut ini membentuk panitia seleksi atau tim seleksi yang dalam waktu dekat akan dibentuk berjumlah lima orang,” ujar Subandi. (jamal)