Dokter Aci Rencanakan Ruang Aman untuk Anak Deliserdang

Berita Terkait

Tidak setiap hari dapur redaksi kedatangan seorang Bupati. Kamis siang itu, dr. Asri Ludin Tambunan yang akrab dengan sapaan dokter Aci duduk santai dan berbincang tentang banyak hal. Dari kemacetan di Tembung, obrolan bergeser ke wajah masa depan Deliserdang, yakni anak-anaknya.

Bupati menaruh perhatian pada layanan yang bisa membuat anak merasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya. Ia menargetkan hadirnya alun-alun di setiap kecamatan. Tak tanggung, akan ada sebanyak 22 alun-alun. Artinya terdapat di seluruh kecamatan. Sebuah konsep ruang keluarga yang menyatukan taman, tempat olahraga, wahana bermain, kuliner sehat dan terjangkau, hingga kios UMKM. Ia berharap fasilitas itu jadi pilihan murah meriah bagi warga untuk melepas penat sekaligus memperkuat kebersamaan.

deliserdang layak anakTidak berhenti di situ, ia juga mengajak melihat sekolah dengan cara baru. Bagi Bupati, sekolah bukan hanya ruang belajar, melainkan rumah kedua. Ia menyebut banyak anak terjerumus dalam tawuran, narkoba, dan aksi begal karena waktu luang yang tak terkelola. Seusai jam pelajaran, mereka kembali ke lingkungan tanpa pengawasan orang tua. Sementara orang tua sendiri sibuk bekerja, tak sempat mendampingi. Dari celah itu lahir kenakalan yang membahayakan.

Rencananya, sekolah akan dibuat lebih ramah. Siswa SD dan SMP bisa berlama-lama di sana, bukan hanya belajar, tetapi juga menyalurkan hobi, berkawan, bahkan sekadar kongkow di ruang yang sehat. Sekolah menyiapkan wadah, guru memberikan pendampingan, dan anak-anak pun tetap dalam lingkar pengawasan.

Ia juga menyinggung perolehan predikat Kabupaten Layak Anak. Bupati menyebut, penghargaan itu bukanlah puncak, melainkan pemicu. Sebuah motivasi agar jajaran pemerintah terus melayakkan diri, memberikan pelayanan terbaik, serta menyediakan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang anak-anak Deliserdang secara sehat dan bermartabat.

Gagasan itu tentu patut diapresiasi. Apalagi di tengah gempuran budaya populer yang kerap menyesatkan, ruang aman bagi anak adalah kebutuhan mendesak. Namun publik juga tahu, membangun fasilitas fisik saja tidak cukup. Alun-alun tanpa perawatan akan berubah kumuh. Sekolah tanpa pembinaan hanya jadi bangunan kaku. Yang dibutuhkan bukan hanya gedung, tapi jiwa. Jiwa para pendidik yang tulus, jiwa masyarakat yang peduli, dan jiwa pemerintah yang konsisten mengawal.

Islam mengingatkan kita, anak adalah amanah. Allah berfirman:

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.” (QS. Al-Kahfi [18]: 46)

Rasulullah saw juga bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ayat dan hadis ini mengingatkan bahwa anak bukan hanya aset keluarga, melainkan titipan Allah yang harus dijaga bersama. Jika Deliserdang sungguh-sungguh menepati amanah itu, maka bukan hanya alun-alun yang akan terbuka, melainkan juga masa depan yang lebih lapang bagi generasi mudanya.

Tulisan ini sudah terbit di edisi cetak Koran Mimbar Umum dan platform e-paper https://www.myedisi.com/mimbarumum 

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Hukuman Mati untuk Koruptor, Benarkah Membuat Mereka Takut?

Kita sudah berbicara tentang bagaimana negara ingin memiliki kewenangan yang lebih kuat untuk mengejar dan merampas harta hasil kejahatan....