mimbarumum.co.id — Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Alwashliyah (Univa) Medan, Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, mengikuti pengajian rutin bersama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan di Office SMEC Group, Jalan Merak No. 67, Medan Sunggal, Senin (21/9/2026).
Dalam kajian tersebut, Habib Jindan menyampaikan sejumlah materi keagamaan, terutama terkait pentingnya meningkatkan semangat dalam beribadah serta menerapkan kehati-hatian dalam kehidupan bermuamalah.
Habib Jindan menjelaskan, Allah SWT menyediakan berbagai jenis amalan agar manusia memiliki banyak kesempatan untuk beribadah dan dapat memilih amalan sesuai dengan situasi dan kondisi.
“Allah SWT membanyakkan jenis-jenis amalan agar manusia bisa banyak beribadah dan bisa melaksanakannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Tidak monoton hanya beberapa ibadah, tetapi banyak ibadah,” ujar Habib Jindan dalam kajiannya.
Selain persoalan ibadah, Habib Jindan mengingatkan umat Islam agar mengamalkan sifat wara’ dalam kegiatan muamalah. Menurutnya, wara’ merupakan upaya untuk menjaga diri dari perkara yang syubhat maupun haram.
“Dalam kegiatan muamalah, seorang muslim harus mengamalkan sifat wara’, karena wara’ itu merupakan upaya untuk terhindar dari yang syubhat dan haram,” jelasnya.
Habib Jindan juga menjelaskan mengenai bahaya praktik riba. Ia menyebut riba sebagai perbuatan keji dengan ancaman dosa yang sangat berat.
“Praktik riba merupakan perbuatan yang keji. Seringan-ringannya dosa riba seperti anak berzina dengan ibu kandung,” ungkapnya.
Sementara itu, kajian keagamaan seperti ini dinilai relevan untuk semakin diperkuat di lingkungan Pendidikan Kader Ulama (PKU) FAI Univa Medan.
PKU merupakan salah satu program khusus FAI Univa Medan yang sedang berlangsung. Dalam program tersebut, para peserta mendapatkan pembelajaran yang lebih banyak menggunakan kitab kuning atau kitab Arab gundul dengan berbagai disiplin ilmu keislaman.
Materi yang dipelajari antara lain tauhid, fikih, ushul fikih, qawaid fikih, tafsir, hadis, tasawuf, tajwid, dan tahsin.
Program tersebut diharapkan dapat melahirkan ulama-ulama muda yang nantinya turut mewarnai dunia pendidikan, khususnya dalam bidang agama.
FAI Univa Medan juga terus menjalin hubungan dengan berbagai pihak, baik lembaga maupun tokoh agama. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkenalkan FAI Univa Medan sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi keagamaan.
Turut hadir dalam pengajian tersebut pemilik SMEC Group, dr. H. Imsyah Satari; Habib Haikal; Ustadz H. Nano Wahyudi, Lc., M.HI, Dosen PKU FAI Univa Medan; Ustadz Sugianto, S.Pd.I, mahasiswa Magister FAI Univa Medan; serta sejumlah ulama Sumatera Utara lainnya.
Reporter: Islahuddin Panggabean


