mimbarumum.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Medan Club, Senin (8/11). Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman yang membuka kegiatan ini.
Dalam kata sambutannya, Aulia mengatakan, banyak program pemerintah pusat yang positif. Dan masyarakat harus mengetahui dan merasakan manfaatnya. Sampai ke tingkat paling bawah.
“Banyak makna dan manfaat dari kegiatan ini,” sebut Aulia.
Aulia mengingatkan, agar OPD terkait segera melakukan pendataan secara faktual, sehingga dapat gambaran valid tentang pelaku ekonomi kreatif di ibu kota Sumut ini.
“Tidak hanya sekadar mencatat nama dan alamat, namun kita telisik apa yang para pelaku ekonomi kreatif butuhkan,” ungkap Aulia.
Ia menambahkan, Pemko Medan terbuka untuk berdiskusi dengan para pelaku ekonomi kreatif. Tujuannya, agar lebih mengembangkan kemampuan menghadapi kekuatan ekonomi ke depan.
Para pelaku ekonomi kreatif Kota Medan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta pun makin semangat saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tiba di lokasi, tak lama setelah pembukaan.
Sandiaga pun sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia mengharapkan, suatu daerah dapat menumbuhkan kreativitas.
Ia juga mengaku, saat ini dirinya sedang mengembangkan program KaTa Kreatif. Sosialisasi program tersebut kini berjalan di berbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini sudah sesuai dengan komitmen dari Kemenparekraf dalam memberikan dukungan dan fasilitasi terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
“Total ada 25 kabupaten dan kota yang akan didorong menjadi kota kreatif oleh Kemenparekraf. Tentunya melalui program pengembangan kabupaten kota kreatif ini. Salah satunya adalah Kota Medan. Pemko Medan sendiri telah mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif, dengan subsektor unggulan bidang kuliner,” urai Sandiaga.
Ia berharap, para peserta workshop nantinya bisa menjadi pengusaha kreatif yang nantinya bisa menggerakkan lokomotif ekonomi.
Reporter : R/Jepri Zebua