Labusel, Mimbar – Anda pernah berjalan-jalan di Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara? Jika sudah pasti tak heran jika di sana banyak pedagang ikan sale berjajar di pinggir jalan.
Ya, ikan sale khas Kota Pinang memang tak ada duanya. Ikan lele kering karena pengasapan itu akan menjadi lauk yang mampu membuka selera makan kita. Jadi kalau Anda ke sana, menyesal jika tak membelinya sebagai oleh-oleh.
Deretan pedagang ikan lele sale itu akan kita dapati di sekitaran Jembatan Kembar Sungai Barumun. Tak hanya jenis ikan lele, Anda juga bisa mendapatkan Udang Sale, Gabus Sale, Baung Sale, Ikan Sibinca, Ikan Patin dan berbagai jenis ikan lainnya.
Ipah, pedagang ikan sale di kawasan itu mengaku gembira bisa berjualan di tempat tersebut. Selain bisa melayani para pendatang maupun pelintas yang akan membeli oleh-oleh khas Labusel, ia juga bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Tak hanya melayani orang yang datang, Ipah bersama delapan orang pedagang lainnya juga melayani pembelian jarak jauh. “Ada pesanan yang juga melalui pengiriman paket luar daerah,” ucap pedagang itu.
Sekilo ikan lele sale, Ipah menjualnya dengan harga Rp80 ribu, sementara ikan banung sale hingga mencapai Rp150 ribu perkilogram.
Dalam sehari, aku Ipah, dia bisa menjual hingga 20 kilogram. Namun kondisi itu, kata pedagang lainnya tidak tetap, terkadang dalam sehari itu sisa dagangan mereka masih banyak.
Sementara itu Nur Ainun, warga Duri, Riau mengaku setiap melintas di kawasan Jembatan Kembar Sungai Barumun itu, dirinya selalu membeli oleh-oleh ikan sale.
“Setiap lewat sini, pasti saya beli untuk oleh-oleh. Kadang-kadang ada juga tetangga yang pesan minta dibelikan,” ucap pengendara itu.(MH)


