“Magnet” Bobby Tarik Ortom Muhammadiyah Berkolaborasi

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah baik tingkat Sumut dan Kota Medan ternyata sangat tertarik dengan konsep kerja kolaborasi Bobby Nasution.

Hal itu terungkap saat Bobby Nasution bersilaturahmi dengan Ortom Muhammadiyah di Medan Tembung Selasa (21/7/2020) sore.

Ortom Muhammadiyah yang hadir pada silaturahmi dan diskusi saat itu antara lain Aisyiyah, Hizbul Wathan, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah hingga Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Rita Mawarni dari Nasyiatul Aisyiyah Sumut bangga dengan kehadiran Bobby Nasution. Bahkan Rita menyebut sebab Bobby, pihaknya bisa berkumpul semua dalam satu majelis.

- Advertisement -

Baca Juga : Bobby Sampaikan Pentingnya Islamic Center

“Kami siap dilibatkan dalam konsep kolaborasi yang abang tawarkan. Kami yakin dan mendoakan abang jadi yang terbaik dan terdepan, hingga bisa bersinergi dengan Nasyiatul Aisyiyah,” kata Rita.

Bahkan sejumlah ortom yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap berkolaborasi dengan Bobby Nasution dan mendukung pencalonannya menjadi Wali Kota Medan dalam pilkada Desember 2020 mendatang.

Bobby sendiri memuji kiprah Muhammadiyah dalam kehidupannya. Keberkahan Muhammadiyah benar-benar dirasakannya. Seperti diketahui, Bobby memang sempat mengecap pendidikan Muhammadiyah lewat SD Muhammadiyah 2 Pontianak.

“Saya merasakan keberkahan dari Muhammadiyah, jadi ada baiknya saya berkembang di luar Kota Medan,” kata Bobby.

Dalam pertemuan itu, digelar pula diskusi. Beberapa hadirin dari ortom bertanya, baik itu visi-misi hingga upaya untuk menciptakan keamanan di Kota Medan.

Seperti pertanyaan dari Hambali dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Hambali risau sebab Kota Medan tidak aman. Maka Bobby Nasution menjawab, jika kedepan diamanahkan memimpin Kota Medan, Bobby akan fokus pada kesejahteraan masyarakat.

Sebab angka kriminal tinggi biasanya lahir dari kesenjangan ekonomi masyarakat. “Kuncinya sejahtera. Kalau masyarakat sejahtera insya Allah tidak ada lagi kejahatan. Itu akan jadi fokus kita,” terang Alumni IPB Bogor itu.

Lantas apa pendapat Bobby terkait kesiapan para Ortom Muhammadiyah mendukung program kolaborasinya? Terutama dari kalangan milenial.

Disebutkan Bobby, dari survei yang dilakukannya, sekitar 50% penduduk Medan adalah anak muda. Maka itu tatkala berkeliling menjalin komunikasi dengan sejumlah komunitas maka banyak diisi anak muda.

Ironisnya, banyak anak muda berprestasi di Kota Medan memilih hengkang ke kota lain. Kenapa bisa terjadi? Ternyata bukan melulu soal uang.

“Anak muda itu perlu apresiasi. Hasil karya mereka diakui, itu yang diharapkan milenial untuk meningkatkan kualitas. Disitulah kelak peran pemerintah untuk mengajak mereka berkolaborasi sesuai dengan bidang masing-masing,” pungkas Bobby. (Rel)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Ketua PSI Sumut Sambut Ide Partai Super Tbk: Pak Jokowi Punya Ide Cerdas yang Solutif

mimbarumum.co.id - Ketua DPW PSI Sumatera Utara (PSI Sumut) HM Nezar Djoeli sangat mendukung gagasan Partai Super Terbuka yang...