mimbarumum.co.id – Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera X 2019 berakhir Sabtu (9/11/2019) dan ditutup secara resmi di Stadion Semarak Sawah Lebar Bengkulu.
Kontingen Riau berhasil mempertahankan gelar juara umum setelah mengumpulkan medali terbanyak, yakni 35 emas, 23 perak dan 37perunggu. Sementara Sumut menempati posisi runner up dengan torehan 25 medali emas, 16 perak dan 26 perunggu, disusul tuan rumah Bengkulu di urutan ketiga 25 emas, 13 perak dan 18 perunggu.
Ketua Kontingen Sumut Prof Agung Sunarno mengakui, perjalanan kontingennya tidak semuanya mulus. Banyak kerikil menghadang. Dan hal ini tidak mereka perkirakan sebelumnya.
Baca Juga : Frans Hutajulu Persembahkan Emas di Porwil X Bengkulu
“Saya bukan ingin mencari kkambing hitam. Namun tidak sedikit kendala yang dihadapi di Bengkulu. Seperti kehadiran atlet-atlet import di hampir semua cabor kontingen Bengkulu, yang proses mutasinya disinyalir bermasalah,” ucap Agung.
Selain mampu memperbaki peringkat dan perolehan medali emasnya bertambah, melalui Porwil X/2019 di Bengkulu ini, Sumut juga berhasil meloloskan hampir 60 atletnya ke PON XX/2020 di Papua.
Sumut sudah meloloskan 75 atlet ke PON. Dan melalui Porwil jumlah tersebut dipastikan bertambah sejak lolosnya cabor sepakbola (20 orang), bola voli putra (12 orang), bulutangkis (8 orang), enam atlet tinju, serta beberapa atlet lagi dari cabor perorangan lainnya seperti atletik, biliar, muahthai. Hanya dari catur, kempo dan panjat tebing yang gagal meloloskan atletnya. (jep)