mimbarumum.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ditanggung pemerintah untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM. Program tersebut direncanakan berjalan pada 2027.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, mengatakan skema tersebut saat ini dalam tahap pembahasan dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selain subsidi bunga, Pemkab juga menyiapkan dukungan penjaminan untuk mempermudah pelaku usaha memperoleh pembiayaan.
“Kami ingin pelaku usaha di Deli Serdang memiliki kesempatan untuk berkembang. Tahun depan, kami menyiapkan skema KUR dengan bunga yang dibayarkan pemerintah bekerja sama dengan Himbara, dengan dukungan penjaminan dari pemerintah kabupaten,” kata Asri saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Kabupaten Deli Serdang di Aula Cadika Lubuk Pakam, Kamis (29/10/2026).
Menurut Asri Ludin, perluasan akses keuangan harus berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, literasi keuangan perlu menjangkau seluruh lapisan, mulai dari pelaku UMKM hingga pelajar. Program ini akan menyasar pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat dan prospek usaha yang baik.
Tidak hanya kepada pelaku usaha, subsidi juga diberikan kepada masyarakat luas melalui pengurangan pajak makan dan minum pada restoran maupun rumah makan yang telah menggunakan Qresto.
“Deli Serdang telah menerapkan inovasi Qresto agar penerimaan pajak tercatat dan langsung masuk ke kas daerah. Konsumen yang bertransaksi menggunakan Qresto dikenakan pajak hanya 9 persen, bukan 10 persen, karena 1 persen sisanya disubsidi oleh Pemkab Deli Serdang,” sebutnya.
Penggunaan Qresto, lanjutnya, sangat membantu pemerintah daerah dalam penerimaan pajak serta mempermudah pengusaha menyetorkan pajak tepat waktu. Ia berharap penggunaan Qresto semakin meluas kepada wajib pajak lainnya.
Selain pelajar dan UMKM, perluasan akses keuangan ke depan akan menyasar para santri bekerja sama dengan perbankan syariah.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat Deli Serdang terjangkau program inklusi keuangan. Masyarakat tidak hanya mengenal uang, tetapi juga mampu mengelola keuangan dengan baik untuk merencanakan masa depan. Kami juga ingin mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai,” imbuhnya.
Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Kabupaten Deli Serdang mengusung tema “Ngobrol Keuangan, Buka Peluang, Tumbuh Bersama”. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk memperluas edukasi dan literasi keuangan, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aman.
Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Deli Serdang, Sahlan, menyampaikan kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan serta memperluas akses layanan keuangan bagi berbagai kelompok, termasuk pelajar dan pelaku UMKM.
Reporter : Tumpal Manik


