mimbarumum.co.id – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) selama dua pekan di SMK Negeri 5 Medan menjadi barometer uji kemampuan peserta didik kelas XII untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri (PTN) lewat jalur SNBP.
Jumlah peserta TKA SMKN 5 Medan 185 siswa-siswi. Sementara jumlah seluruh siswa kelas XII ada 354 orang. Selain itu terdapat 2 orang siswa dari Nias dan Aceh yang menumpang TKA di SMKN 5 Medan karena sedang melaksanakan Peraktek Kerja Lapangan (PKL).Â
TKA di SMKN 5 Medan terbagi menjadi 2 gelombang yang tersebar di 2 ruang komputer. Gelombang I yang berlangsung mulai 26 sampai 29 Oktober 2026 untuk Sesi 1 ada 40 siswa, Sesi 2 ada 36 siswa dan Sesi 3 ada 36 siswa.
Selanjutnya untuk gelombang II TKA dilanjutkan mulai 2 sampai 5 November 2026 diikuti Sesi 1 ada 39 siswa, Sesi 2 ada 36 siswa. Uji TKA menggunakan sistem computer based test.Â
Kepala SMK Negeri 1 Medan Rini Andriani saat ditemui, Rabu (28/10/2026) di hari kedua mata pelajaran (mapel) literasi Bahasa Inggris dan di hari pertama Bahasa Indonesia kemarin telah menyiapkan fasilitas pendukung komputer terbaik guna mendukung Tes Kemampuan Akademik TKA untuk gelombang I dan gelombang II.
“Alhamdullillah selama dua hari ini berjalan lancar atas bantuan server komputer yang baik dan semoga sampai berakhir TKA tidak mengalami kendala dan masalah,” kata Rini.
Dari segi sarana dan prasarana TKA, pihak sekolah juga telah membantu para siswa-siswi kelas XII menghadapi ujian TKA agar jaringan internet lancar dan tak terganggu.Â
Hal itu dimaksudkan agar unit-unit komputer yang dipakai siswa-siswi dalam mempersiapkan TKA, sehingga sekolah benar-benar siap secara mental didukung fasilitas yang baik.
“Saya berharap para siswa dapat menyelesaikan TKA dengan hasil terbaik sebagai salah satu usaha dalam meningkatkan kualitas lulusan siswa-siswi,” tambahnya.
Rini juga berharap TKA di SMKN 5 Medan para siswa-siswi tekun dan serius menjawab soal-soal yang diujikan. Sekolah juga menyediakan pengawas silang agar pelaksanaan TKA berjalan jujur dan kondusif. .
Selama TKA berlangsung seluruh siswa-siswi kelas XII harus mematuhi aturan tidak boleh menggunakan HP dan lainnya sesuai aturan dan petunjuk teknis.
TKA menjadi pemetaan alat mengukur kemampuan peserta didik dan penilaian hasil bukan menjadi penentu kelulusan. Nantinya mereka bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri (PTN) lewat jalur SNBP siswa berprestasi dari sekolah.
Karenanya, TKA mengacu pada survei karakter, literasi dan numerasi serta sulingjar. TKA bagi anak didik untuk peningkatan kualitas siswa-siswi dan AN bertujuan untuk rapor pendidikan.
Reporter : M Nasir


