511 Siswa SMKN 9 Medan TKA Secara Online Gunakan Komputer

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Selama dua minggu kedepan diadakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 9 secara online berbasis komputer yang dimulai 26 sampai 29 Oktober 2026 untuk gelombang I yang dibagi atas tiga sesi. 

Plt Kepala SMKN 9 Medan Cahyani Harefa saat ditemui di sekolah Jalan Patriot Medan, Selasa (27/10/2026) mengatakan, TKA diikuti 511 siswa-siswi dengan kapasitas komputer yang dimiliki 19 unit komputer yang tersebar di 12 ruangan yang dipakai selama TKA guna mendukung 3 sesi ujian setiap hari. 

Kesiapan sekolah terutama ketersediaan komputer cukup di sekolah sehingga siswa-siswi tak perlu menbawa laptop. “Setelah kita cek maka komputer cukup tersedia selama TKA berlangsung sewaktu kita melaksanakan gladi bersih,” ujar dia.

Cahyani menambahkan bahwa pembekalan kepada siswa-siswi kelas XII mungkin ini saja dalam bentuk sosialisasi atau himbauan dari grup WA mengingat semua siswa-siswi sedang melaksanakan Peraktek Kerja Lapangan (PKL) selama 1 semester tidak berada di sekolah.

Kepada guru-guru pembimbing melalui grup WA mulai dari pendaftaran juga menginformasi kepada siswa-siswi berupa himbauan. Tapi untuk pembekalan secara khusus tidak ada karena memang kondisi mereka sedang PKL dan harus izin ke perusahaan.

Memang agak sedikit persoalan karena memang mengharuskan mereka ikut TKA, sementara mungkin di perusahaan mereka dibutuhkan. Hal ini menjadi kendala di SMKN 9 karena ada siswa PKL dan harus ikut TKA.

Di SMK 9 Medan sangat berpengaruh kata Cahyani karena sedikit yang melanjutkan kuliah. “Bisa dipastikan hasil TKA kurang baik sehingga Asesmen Nasional (AN) yanh berhubungan dengan rapor pendidikan selama dua pekan ini akan menentukan mutu sekolah ini,” ujarnya.

Lanjut dia, rapor pendidikan ini berupa perencanaan berbasis data. Bagaimana kelanjutan kedepannya untuk siswa AN berupa rapor pendidikan kedepannya. “Hendaknya TKA dan AN jangan berbenturan waktu pelaksanaannya.  Kenapa karena memang satu masalah utama kita harus izin ke tempat PKL terganggu,” ungkapnya.

Kemudian dari segi pembekalan pastinya anak lebih banyak bekerja selama PKL dan tidak ada belajar lagi di sekolah. Mereka fokus bekerja dan bukan fokus ke pembelajaran. 

“Harapan kita ke depan ada evaluasi dari pemerintah. Semoga hasil TKA bisa digunakan memberikan hasil terbaik dalam perbaikan pendidikan.  Kita bersyukur kalau memang hasil rapor pendidikan yang baik berarti ada yang dipertahankan yang tidak baik nantinya kita akan evaluasi lagi,” katanya. 

Reporter : M Nasir

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

736 Murid SMKN 1 Percut Sei Tuan Tekun Ikuti TKA

mimbarumum.co.id - Sebanyak 736 siswa-siswi tekun dan serius mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan...