TKA di SMKN 4 Medan Diharapkan Rapor Pendidikan Sekolah Baik

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 4 Medan yang berlangsung mulai 26 sampai 29 Oktober 2026 yang dibagi atas tiga sesi berjalan lancar dan tanpa kendala.

Kepala SMKN 4 Medan Fahriza M Tanjung kepada Mimbar, Senin (26/10/2026) diikuti 240 siswa-siswi untuk hari pertama di sesi I diikuti 40 siswa-siswi dan hingga selesai di sesi ketiga berjumlah 120 peserta didik telah menyelesaikan ujian TKA. 

Terlihat para siswa-siswi kelas XII tekun menjawab soal yang diujikan mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia. TKA gelombang II akan dilanjutkan mulai 2 sampai 5 November 2026 bagi siswa-siswi yang belum terdaftar sebagai peserta TKA. 

Lanjut Fahriza yang juga Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Medan ini, TKA tahun ini berbeda dengan tahun lalu pesertanya siswa kelas XI, sedangkan tahun ini disarankan bagi seluruh peserta didik kelas XII. 

“TKA menjadi penilaian hasil pemetaan dan bukan menjadi penentu kelulusan nantinya bisa mereka gunakan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya ke perguruan tinggi negeri (PTN). Kalau yang Asesmen Nasional (AN) itu pengaruhnya ke rapor pendidikan sekolah ini bagian dari beberapa kegiatan lainnya,” tambah Fahriza.

Kalau di gurunya namanya sulinjar. Kalau yang di siswanya ada survei karakter, literasi dan numerasi. Ada dua kegiatan yang diikuti yang pertama TKA kemudian kedua AN yang berkaitan erat penilaian dari keduanya.

Kata Fahriza, rapor pendidikan termasuk juga program studi yang dilakukan itu nanti masuk juga ke rapor pendidikan. Kelulusan itu ditentukan oleh nilai atas jawaban soal-soal yang dikerjakan di TKA, tapi kalau secara teknis belum ada kendala.

“Kalau dulu poin itu 1-100, sekarang gambarannya berubah jadi 200-800. Perubahan cara penilaian dari tahun lalu itu sebenarnya sangat disayangkan jika siswa tak mampu menjawab soal-soal yang diujikan dalam TKA,” tambahnya.

Dia menambahkan, selama TKA semua peserta menggunakan komputer yang disediakan pihak sekolah. Tak boleh membawa laptop dan ujian TKA berdasarkan istilah Digital Computer Based Test.

Fahriza mengaku kendala yang dihadapi dikarenakan semua siswa-siswi sedang mengikuti Peraktek Kerja Lapangan (PKL) selama satu semester. “Kita agak sulit memang mengumpulkan siswa-siswi, sehingga terpaks mengumpulkan mereka di hari Sabtu dan Minggu guna mendapat bimbingan dan arahan tentang TKA,” tambahnya.

Kendati demikian, pihak sekolah telah meminta guru-guru untuk melatih mereka supaya bisa mengerjakan soal-soal yang ada di TKA itu. Bagi lulusan hasil TKA dapat digunakan mengikuti SPMB di PTN dan nanti outputnya secara fisik akan memperoleh sertifikat hasil TKA.

Menyinggung TKA, Fahriza menyebut SMK pasti utamanya bekerja dan wirausaha. Sementara melanjutkan ke jenjang PTN sangat sedikit lulusan yang berminat. 

Dari pengalaman tahun lalu memang nilai TKA masih kurang. Kita berharap tahun ini bisa lebih meningkat bagi mereka yang punya niat untuk lanjut ke ke jenjang berikutnya,” terangnya. 

Reporter : M Nasir

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

SMAN 4 Medan Berikan Bimbingan Gratis Kepada Siswa Hadapi TKA

mimbarumum.co.id - Guna menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang I yang berlangsung sepekan kedepan, SMA Negeri 4 Medan memberikan...