FOKAL IMM Teknik UMSU Terbentuk, Edi Saputra Usulkan Terbentuknya Institut Teknologi Muhammadiyah

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pembentukan Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi momentum penting yang tidak hanya mempererat silaturahmi antar alumni dan kader, tetapi juga melahirkan gagasan strategis mengenai masa depan pendidikan teknik di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (*Artificial Intelligence/AI*), dan revolusi industri yang terus bergerak semakin cepat.

Kegiatan yang digelar di Aula Fakultas Teknik UMSU, Gedung G Lantai 7, Sabtu (20/6/2026), berlangsung, penuh kekeluargaan, dan sarat dengan semangat kebersamaan. Selain menjadi forum pembentukan kepengurusan FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi alumni lintas generasi untuk memperkuat kontribusi terhadap pengembangan kader, organisasi, dan almamater.

Ketua Umum PK IMM Fakultas Teknik UMSU, Muhammad Irhamna menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas antusiasme para alumni dan senior yang hadir. Menurutnya, pembentukan FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU merupakan langkah penting untuk memperkuat hubungan antara kader dan alumni, sekaligus menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan IMM dari generasi ke generasi.“

Dalam kesempatan tersebut, alumni Fakultas Teknik UMSU yang pernah menjabat sebagai, Pembantu Dekan III Fakultas Teknik UMSU, dan kemudian dipercaya sebagai Dekan Fakultas Teknik UMSU, Munawar Alfansuri Siregar, ST, MT, menyambut baik pembentukan FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU. Menurutnya, forum alumni tersebut harus menjadi wadah pemersatu yang mampu menghubungkan alumni lintas generasi sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan kader aktif.

Sementara itu, suasana forum semakin menarik ketika Edi Saputra, ST, alumni Fakultas Teknik UMSU yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum IMM Fakultas Teknik UMSU, Ketua Umum IMM Kota Medan, dan saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Medan, sekaligus Ketua FOKAL IMM Kota Medan menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan Fakultas Teknik UMSU dan tantangan dunia pendidikan teknik di era kecerdasan buatan.

Dalam sambutannya, Edi mengaku merasa bangga dan bahagia dapat kembali berkumpul bersama para senior, alumni, dan kader dalam forum yang menurutnya memiliki arti penting bagi masa depan Fakultas Teknik UMSU. Edi kemudian mengenang masa-masa awal dirinya menempuh pendidikan di Fakultas Teknik UMSU pada tahun 1995. Saat itu, menurutnya, kondisi Fakultas Teknik UMSU masih sangat sederhana dibandingkan saat ini.

Menurut Edi, perkembangan Fakultas Teknik UMSU saat ini patut diapresiasi. Sarana dan prasarana pendidikan semakin lengkap, laboratorium telah berkembang secara mandiri di masing-masing program studi, serta kualitas sumber daya manusia semakin meningkat. Namun demikian, Edi mengingatkan bahwa dunia pendidikan teknik saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih besar akibat percepatan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Karena itu, Edi mengajak seluruh alumni untuk mulai berpikir lebih jauh mengenai masa depan Fakultas Teknik UMSU.
Menurutnya, sudah saatnya alumni tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga ikut menyumbangkan gagasan strategis bagi pengembangan institusi pendidikan yang telah melahirkan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Edi melontarkan gagasan besar agar ke depan Fakultas Teknik UMSU dapat berkembang menjadi Institut Teknologi Muhammadiyah (ITM), yang memiliki cakupan keilmuan lebih luas dan mampu menjawab kebutuhan zaman.Ia membayangkan sebuah institusi teknologi modern yang tidak hanya memiliki program studi yang ada saat ini, tetapi juga mengembangkan bidang-bidang strategis seperti pertambangan, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, teknologi manufaktur modern, dan berbagai disiplin ilmu teknik lainnya yang dibutuhkan dunia industri masa depan.

“Sudah saatnya kita mulai berdiskusi tentang masa depan Fakultas Teknik UMSU. Apakah ke depan diperlukan langkah besar untuk bertransformasi menjadi Institut Teknologi Muhammadiyah yang lebih fokus, lebih besar, dan lebih siap menjawab tantangan perkembangan teknologi global. Ini tentu membutuhkan kajian dan pemikiran bersama, tetapi gagasan tersebut perlu mulai kita bicarakan dari sekarang,” ungkapnya.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari peserta yang hadir karena dinilai sebagai visi besar yang dapat menjadi arah pengembangan pendidikan teknik Muhammadiyah di masa mendatang.Sebagai simbol dimulainya proses pembentukan FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU, Edi Saputra secara resmi membuka kegiatan dengan mengetukkan palu sidang sebanyak tiga kali.

Pada sesi musyawarah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, para peserta secara mufakat menyepakati pembentukan kepengurusan FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU. Melalui musyawarah tersebut, Munawar Alfansuri Siregar, ST, MT ditetapkan sebagai Ketua FOKAL IMM Fakultas Teknik UMSU, didampingi Fahrurrozi, ST sebagai Sekretaris, dan Liza Efianti, ST sebagai Bendahara.
Terbentuknya kepengurusan tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan jaringan alumni Fakultas Teknik UMSU yang lebih terstruktur, produktif, dan berkelanjutan.

Reporter: Djamaluddin

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Sengketa Gudang Intan Bukan Lagi Sekadar Tarif Maintenance, Dasar Kewenangan Pengelola Dipertanyakan

mimbarumum.co.id — Sengketa biaya maintenance di Komplek Pergudangan Gudang Intan, Medan Estate, belum menemukan titik temu setelah dua kali...