Pemkab Deli Serdang dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkoba, Sumut Tertinggi di Indonesia

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang Josua Tampubolon di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (11/3/2026).

Menurut Bupati, pemerintah daerah membuka ruang koordinasi yang luas bagi BNN untuk berkolaborasi dengan perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa dalam menjalankan berbagai program pencegahan narkoba.

“Kita siap bekerja sama dan mengawal berbagai program yang bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pemerintah daerah akan mendukung upaya sosialisasi hingga tingkat desa dan sekolah,” ujar Bupati.

Sumatera Utara Peringkat Tertinggi

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN Deli Serdang menyampaikan bahwa kondisi penyalahgunaan narkotika secara nasional masih memprihatinkan.

Berdasarkan data BNN, Provinsi Sumatera Utara menempati peringkat pertama tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa jalur masuk narkotika ke Indonesia masih didominasi melalui jalur laut dari kawasan Asia Tenggara, terutama dari Malaysia, Brunei, dan Thailand.

Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan.

“Permasalahan narkoba ini sudah sangat meresahkan, sehingga perlu kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah daerah hingga tingkat desa,” ujarnya.

Peta Kerawanan Narkoba

BNN juga memetakan tingkat kerawanan peredaran narkoba di Kabupaten Deli Serdang ke dalam tiga kategori, yakni zona merah, kuning, dan hijau dari total 22 kecamatan.

Beberapa wilayah yang masuk kategori rawan di antaranya Kecamatan Percut Sei Tuan, Sunggal, Pancur Batu, dan Tanjung Morawa.

Sebagai langkah pencegahan, BNN mendorong pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar.

Selain itu, BNN juga mengingatkan munculnya tren baru penyalahgunaan narkotika melalui vape yang mengandung zat psikoaktif baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang mulai menyasar kalangan remaja.

“Generasi muda harus kita lindungi karena mereka akan menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045,” kata Josua.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan upaya pencegahan narkoba di Kabupaten Deli Serdang dapat diperkuat, baik melalui edukasi masyarakat maupun penguatan program di tingkat desa dan sekolah.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Kualanamu – Bandung Kian Terhubung, Super Air Jet Buka Rute Lanjutan ke Bali

mimbarumum.co.id - Konektivitas dari Sumatera Utara semakin luas. PT Angkasa Pura Aviasi resmi menyambut pengoperasian penerbangan Super Air Jet...