502 Hektare TORA di STM Hulu Disiapkan Jadi Sentra Bawang, Bupati: Kendalikan Harga dari Hulu

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyiapkan sekitar 502 hektare lahan skema Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu untuk difokuskan pada komoditas bawang merah. Langkah ini diarahkan sebagai strategi pengendalian harga kebutuhan pokok dari sisi produksi.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan saat berdialog dengan petani Kelompok Tani Arih Ersada Liang Pematang di Dusun I, Desa Liang Pematang, Selasa (3/3/2026).

“Bawang adalah komoditas yang sangat mempengaruhi harga beli masyarakat. Kalau produksinya kita kuatkan di sini, kita bisa kendalikan dari hulunya,” tegas Bupati.

Ia memastikan, setelah Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat terbit, peruntukan lahan TORA tersebut harus tetap konsisten untuk hortikultura bawang dan tidak dialihkan ke komoditas lain.

Menurut Bupati, pemerintah daerah tidak hanya mendorong produksi, tetapi juga menyiapkan skema hilirisasi sederhana berupa jaminan penyerapan hasil panen.

“Jangan takut soal pemasaran. Akan kita bantu, bahkan kita jemput hasilnya. Saya akan ambil di atas harga produksi bapak ibu,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan tanam, Pemkab akan menempatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) agar dapat dipinjam petani tanpa biaya sewa.

“Silakan pakai tanpa bayar. Cukup beli minyaknya saja. Kalau rusak, biayanya kami tanggung,” kata Bupati.

Selain itu, pemerintah akan membantu penyediaan bibit bawang berkualitas serta meminta kelompok tani menyusun data jadwal tanam secara terstruktur. Data tersebut akan menjadi dasar pengiriman armada pengangkut saat panen tiba.

Langkah ini sekaligus mengarah pada pembentukan kawasan STM Hulu sebagai sentra bawang baru di Deli Serdang. Kepala desa diminta memastikan ada kesepakatan kolektif agar kawasan tersebut konsisten menjadi klaster hortikultura, sehingga pembangunan infrastruktur seperti jalan produksi dan akses distribusi bisa diprioritaskan.

Sebelumnya, Asli Ginting dari Poktan Arih Ersada Liang Pematang menyatakan kesiapan petani memperluas areal tanam bawang. Namun, ia meminta percepatan pemutihan lahan, tambahan alsintan, serta dukungan bibit untuk masa tanam April.

Poktan Liang Muda juga menekankan pentingnya kualitas bibit unggul yang tahan penyakit agar produktivitas maksimal.

Jika terealisasi, 502 hektare TORA tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menjadi instrumen stabilisasi harga bawang di pasar lokal.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Pertahankan Juara PAAREDI, Desa Bandar Khalipah Kembali Ukir Prestasi di Tingkat Sumut

mimbarumim.co.id - Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kembali menorehkan prestasi dalam kategori Pola Asuh...