27 Program TPAKD 2026, Harapan Baru bagi Pelajar dan UMKM Sumut

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Sumatera Utara. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Utara resmi menetapkan 27 program kerja yang secara khusus menyasar dua kelompok utama. Pelajar dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rapat Pleno Penetapan Program Kerja tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (27/2/2026).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program kerja TPAKD kali ini menempatkan pelajar dan pelaku UMKM sebagai prioritas utama. Hal ini merupakan respons terhadap minimnya akses keuangan bagi kedua kelompok tersebut selama ini.

Salah satu program andalan yang siap diluncurkan tahun depan adalah Siswa Teladan “Satu Rekening Satu Pelajar”. Program ini bertujuan agar setiap pelajar di Sumatera Utara memiliki rekening tabungan atas nama sendiri.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menjelaskan bahwa program ini sengaja dirancang untuk membiasakan generasi muda mengelola keuangan sejak dini.

“Kami ingin anak-anak di Sumatera Utara sudah belajar menabung sejak duduk di bangku sekolah. Ini langkah konkret untuk menciptakan generasi yang cerdas secara finansial,” jelas Sulaiman saat membuka rapat pleno tersebut.

Selain pelajar, pelaku UMKM juga menjadi fokus utama TPAKD tahun 2026. Program pengembangan UMKM Tangguh melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bakal diperluas jangkauannya.

Tak hanya akses permodalan, TPAKD juga berencana mendorong pelaku UMKM Go digital. Tujuannya agar produk lokal Sumatera Utara dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk melewati platform e-commerce nasional.

“Kombinasi antara akses permodalan dan digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Sumatera Utara,” tutur Sulaiman.

Keberhasilan program-program tersebut dinilai sangat bergantung pada tingkat literasi keuangan masyarakat. Oleh karenanya, TPAKD juga menggencarkan kampanye literasi keuangan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

“Fokus kami tidak hanya memperluas akses, tapi juga memastikan masyarakat mampu mengelola keuangan dengan baik. Jadi, perlu ada keseimbangan antara akses dan kemampuan,” terang Sulaiman.

Rapat pleno tersebut hadir perwakilan dari berbagai pihak, di antaranya Kepala OJK Sumatera Utara Khoirul Muttaqien, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut, perwakilan Ditjen Perbendaharaan Sumatera Utara, Kanwil Bank Indonesia, serta pimpinan industri jasa keuangan.

Sulaiman menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi dari semua pihak. “TPAKD harus jadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Tapi ini bukan pekerjaan satu pihak saja—semua pemangku kepentingan harus bekerja bersama,” tegasnya.

Menurut Sulaiman, pleno ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program memiliki target terukur dan indikator kinerja yang jelas. Mekanisme monitoring dan evaluasi juga bakal diterapkan secara berkala.

“Jadi masyarakat bisa melihat langsung perkembangan program ini. Kami ingin ada transparansi dan akuntabilitas penuh,” tambahnya.

Dalam dua minggu sebelum rapat pleno, TPAKD Sumatera Utara telah melaksanakan bimbingan teknis penyusunan program kerja pada 4 Februari 2026. Tujuannya memastikan setiap kebijakan selaras dengan prioritas nasional dan kebutuhan nyata masyarakat daerah.

“27 program kerja yang telah disusun merupakan komitmen nyata Pemrov Sumatera Utara dalam memperluas akses keuangan, mendukung sektor UMKM, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong digitalisasi ekonomi daerah,” jelas Sulaiman.

Di akhir arahannya, Sulaiman mengajak seluruh komponen untuk bekerja dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan akuntabel. “Semoga melalui program ini, Sumatera Utara dapat menjadi provinsi yang inklusif secara keuangan, kuat secara ekonomi, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” harapnya.

Rapat pleno tersebut juga dihadiri para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut, perwakilan Ditjen Perbendaharaan Sumatera Utara, Kanwil Bank Indonesia, pimpinan industri jasa keuangan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Reporter : Siti Amelia

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus

mimbarumum.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama instansi terkait...