Resmikan Alun-Alun Tanjung Morawa, Bupati Deli Serdang Dorong Pola Peradaban Baru

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang meresmikan Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa yang berlokasi di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, Rabu (4/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS.

Alun-alun Tanjung Morawa merupakan satu dari lima alun-alun kecamatan yang dibangun Pemkab Deli Serdang sepanjang tahun 2025. Empat alun-alun lainnya berada di Kecamatan Percut Sei Tuan, Batang Kuis, Galang, dan Pancur Batu.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan alun-alun tidak dimaksudkan sekadar sebagai proyek fisik, melainkan bagian dari upaya membangun pola peradaban baru di tengah masyarakat.

“Jangan sampai peradaban sudah dibangun, justru kemudian ditutupi. Harapannya, alun-alun ini menciptakan pola baru. Bukan sekadar menggerakkan uang rakyat, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata,” ujar Bupati.

Bupati berharap alun-alun dapat dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat, mulai dari aktivitas olahraga pagi dan sore, rekreasi keluarga, hingga kegiatan ekonomi rakyat yang tertib dan terkelola dengan baik.

“Silakan dimanfaatkan. Mau jalan-jalan, keluarga datang bawa tikar, pasar malam, boleh. Yang penting teratur dan tidak mengurangi nilai serta fungsi alun-alun ini,” katanya.

Ia juga mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi kreatif, seperti lapak mobile atau jualan pop-up yang mudah dibongkar pasang, agar tetap menjaga estetika dan ruang hijau kawasan alun-alun.

Menjelang bulan Ramadan, Bupati mengingatkan agar pemanfaatan alun-alun, termasuk pasar Ramadan, tetap memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya taman dan rumput.

“Kalau memang ada perputaran ekonomi dan bisa menutup biaya perawatan, silakan. Tapi harus diatur dengan baik agar tidak merusak fasilitas,” tegasnya.

Untuk area hiburan, kegiatan seperti pertunjukan musik diminta ditempatkan di zona khusus, serta menyesuaikan dengan suasana Ramadan melalui pemilihan lagu-lagu bernuansa religi.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan alun-alun merupakan bagian dari visi yang telah dikampanyekan bersama Wakil Bupati sejak 2024, yakni menghadirkan ruang publik sebagai wadah interaksi sosial masyarakat.

“Hari ini sudah ada lima alun-alun. Tahun ini mudah-mudahan bertambah tiga lagi, yakni di Kecamatan Pagar Merbau, Sunggal, dan Hamparan Perak. Ke depan, tidak menutup kemungkinan satu desa memiliki alun-alun, khususnya di wilayah padat penduduk,” ungkapnya.

Pengelolaan alun-alun ke depan akan diserahkan kepada pemerintah desa, dengan pendanaan bersumber dari desa, termasuk dana pajak desa yang dikembalikan ke masing-masing wilayah.

“Pembangunan tidak akan berjalan tanpa partisipasi masyarakat. Desa dengan PAD yang baik tentu layak mendapat prioritas. Dengan kekuatan desa, saya yakin pengelolaan alun-alun bisa berjalan optimal,” cetus Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sentul, Bogor, yang membahas visi besar pembangunan nasional, termasuk Gerakan Indonesia Asri.

Gerakan tersebut menekankan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, serta penataan sampah, reklame, dan ketertiban wilayah. Presiden juga merencanakan pembangunan sekolah integrasi seluas sekitar 30 hektare di setiap wilayah sebagai bagian dari investasi pendidikan jangka panjang.

“Kami sudah meminta para camat menyiapkan lahannya. Mudah-mudahan Tanjung Morawa juga bisa menjadi lokasi sekolah integrasi, demi percepatan peningkatan kualitas pendidikan,” pungkas Bupati.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Tandai HUT ke-15, Yayasan Gugus Depan Deli Serdang 926 Bangun Gedung Baru di Saentis

mimbarumum.co.id - Peringatan HUT ke-15 Yayasan Gugus Depan Deli Serdang 926 ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru...