Ribuan Santri Cilik Ikuti Manasik Haji Akbar, Pemkab Deli Serdang Tegaskan Investasi Karakter Sejak Dini

Berita Terkait

mimbarumum.co.id — Ribuan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Deli Serdang memadati Alun-Alun Lubuk Pakam, Minggu (1/2/2026), mengikuti Praktik Manasik Haji Akbar MDTA ke-14 Tahun 2026 M/1447 H. Kegiatan ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dan para pendidik diniyah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter generasi muda sejak usia dini.

Manasik haji tersebut bukan sekadar simulasi rukun Islam kelima, melainkan sarana pendidikan karakter yang menyentuh aspek disiplin, ketertiban, kesabaran, ketaatan, dan kebersamaan—nilai-nilai dasar yang dinilai semakin relevan di tengah tantangan sosial generasi muda saat ini.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melalui Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP, menegaskan bahwa pendidikan keagamaan merupakan fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Manasik haji ini menjadi media pembelajaran yang sangat efektif untuk membentuk karakter anak-anak kita. Nilai-nilai yang ditanamkan hari ini akan menjadi bekal mereka di masa depan,” ujar Zainal Abidin saat melepas peserta kegiatan.

Ia menekankan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen menjadikan penguatan MDTA dan peran guru diniyah sebagai bagian integral dari strategi pembangunan daerah, bukan sekadar program seremonial.

“Pendidikan keagamaan adalah pilar utama pembangunan. Karena itu, penguatan MDTA dan kesejahteraan para guru diniyah akan terus kami dukung demi mewujudkan masyarakat Deli Serdang yang religius, cerdas, dan berkarakter,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Deli Serdang, Dr H Khairul Anwar MA MSi, menjelaskan bahwa Manasik Haji Akbar MDTA merupakan agenda rutin tahunan yang kini memasuki pelaksanaan ke-14. Kegiatan ini dirancang selaras dengan kurikulum pembelajaran haji dan umrah di MDTA.

“Anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung mempraktikkan tahapan ibadah haji. Dengan pengalaman langsung, pemahaman mereka menjadi lebih utuh dan bermakna,” jelas Khairul Anwar.

Ia menambahkan, praktik manasik haji juga menjadi momentum menanamkan kecintaan terhadap ajaran Islam sejak dini, sekaligus memperkuat ikatan emosional anak dengan nilai-nilai ibadah.

Dalam kesempatan itu, Khairul Anwar turut mengapresiasi dukungan berkelanjutan Pemkab Deli Serdang terhadap MDTA, termasuk pemberian insentif bagi guru diniyah yang telah berjalan sejak 2013.

“Perhatian pemerintah daerah ini menjadi penyemangat bagi para guru diniyah untuk terus mengabdi dan meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Praktik Manasik Haji Akbar MDTA ke-14 ini diharapkan tidak hanya meninggalkan pengalaman religius bagi para santri cilik, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk generasi Deli Serdang yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing di masa depan.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Tandai HUT ke-15, Yayasan Gugus Depan Deli Serdang 926 Bangun Gedung Baru di Saentis

mimbarumum.co.id - Peringatan HUT ke-15 Yayasan Gugus Depan Deli Serdang 926 ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru...