mimbarumum.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menegaskan bahwa hakikat pemerintah daerah dan tenaga kesehatan memiliki kesamaan mendasar, yakni pengabdian kepada masyarakat tanpa sekat dan kepentingan pribadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri Upacara Capping and Pinning Day Mahasiswa Program Studi Kebidanan dan Keperawatan (Diploma III dan Sarjana) Institut Kesehatan Medistra (IKM) Lubuk Pakam, di IKM Hall, Jalan Medan–Lubuk Pakam, Selasa (27/1/2026).
“Pemerintah daerah hadir untuk mencari solusi atas persoalan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Sementara bidan dan perawat mengabdi secara tulus dan ikhlas, tanpa membedakan suku, ras, dan agama. Hakikatnya sama, yakni pengabdian,” ujar Wabup di hadapan 433 mahasiswa tingkat I yang akan memasuki tahap praktik klinik.
Menurut Wabup, Capping dan Pinning Day bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda dimulainya fase pembelajaran nyata di tengah masyarakat. Momentum ini menjadi awal pembentukan profesionalisme mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan yang membawa nama baik almamater dan daerah.
Wabup juga menyebut Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam sebagai salah satu kebanggaan Kabupaten Deli Serdang sekaligus etalase kemajuan daerah di bidang pendidikan kesehatan.
“Visi pembangunan kami adalah Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Tanpa kesehatan, kecerdasan dan pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Ia pun berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, disiplin, serta profesionalisme selama menjalani praktik di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam, Drs Johannes Sembiring MPd MKes, mengingatkan bahwa Capping dan Pinning Day menandai dimulainya tanggung jawab besar mahasiswa yang langsung berhadapan dengan pasien.
“Tantangan terbesar adalah menjaga profesionalisme dan menghindari kesalahan yang berpotensi berujung masalah hukum. Karena itu, mahasiswa harus patuh terhadap prosedur dan arahan clinical instructor,” katanya.
Johannes menyebutkan, tahun ini Medistra menerima 2.863 mahasiswa baru, dengan 433 mahasiswa tingkat pertama mengikuti Capping dan Pinning Day.
Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Sumatera Utara, Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung MM, menilai fasilitas dan kualitas Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam termasuk yang terbaik di Sumatera Utara, bahkan Indonesia.
Menurutnya, Medistra telah meraih akreditasi unggul, memiliki lulusan yang bekerja di berbagai negara, serta didukung dosen berkualifikasi doktor dan profesor.
“Medistra adalah contoh perguruan tinggi swasta yang setara, bahkan mampu melampaui perguruan tinggi negeri,” ujarnya.
Rektor IKM Lubuk Pakam, Dr Rahmad Gurusinga SKep Ns MKep, menjelaskan Medistra saat ini memiliki lima fakultas dan 18 program studi, dengan akreditasi institusi Unggul dari BAN-PT sejak 2025.
Jumlah mahasiswa aktif mencapai 5.547 orang, dengan total alumni sebanyak 22.422 orang yang telah berkiprah di dalam dan luar negeri.
Reporter: Ngatirin/rel


