SPS Aceh Salurkan Bantuan Dewan Pers untuk Wartawan di Dataran Tinggi Aceh

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menyalurkan bantuan sembako dari Dewan Pers kepada wartawan yang bekerja di media anggota SPS di wilayah Dataran Tinggi Aceh. Penyerahan bantuan dilakukan pada Minggu, 4 Januari 2026, di Komplek TK Swasta Simehate, Jalan Qurata Aini, Takengon.

Bantuan ini diberikan kepada wartawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, dua daerah yang dalam beberapa waktu terakhir dilanda bencana alam. Dampak bencana tersebut bukan hanya dirasakan masyarakat umum, tetapi juga wartawan yang tetap turun ke lapangan demi menjalankan tugas jurnalistik, meski dengan keterbatasan sarana dan kondisi ekonomi yang belum pulih betul.

Sebanyak 10 paket sembako disalurkan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi beras 15 kilogram, satu kardus mi instan, satu papan telur, minyak goreng, mi lidi, gula, kurma, kacang, dan teh. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan dasar wartawan dan keluarganya di tengah situasi yang masih sulit.

Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, mengatakan bantuan tersebut berasal dari Dewan Pers yang dititipkan melalui Serikat Perusahaan Pers Pusat. SPS Aceh, kata dia, hanya menjalankan amanah untuk menyalurkan bantuan kepada wartawan di daerah.

“Bantuan ini dari Dewan Pers lewat SPS Pusat. Kami di SPS Aceh cuma menjalankan amanah untuk menyalurkan kepada kawan-kawan wartawan di Aceh Tengah dan Bener Meriah,” ujar Muktarrudin.

Ia mengakui jumlah bantuan masih terbatas sehingga belum dapat menjangkau seluruh wartawan di wilayah tersebut. Namun penyaluran dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kondisi lapangan.

“Kalau ke depan ada tambahan bantuan, tentu akan kita perluas lagi supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak wartawan,” tegasnya.

Menurut Muktarrudin, wartawan di daerah bencana memiliki peran yang sangat penting. Selain menyampaikan informasi yang faktual dan berimbang kepada publik, wartawan juga ikut mengawal penyaluran bantuan serta memastikan hak-hak masyarakat korban bencana tidak luput dari perhatian.

“Di tengah daerah yang kena bencana, wartawan harus tetap hadir. Mengawal kepentingan publik, menyuarakan kondisi masyarakat, dan memastikan hak-hak korban tidak terabaikan,” pesannya.

Salah satu penerima bantuan, Salhadi, wartawan MEDIA ACEH, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia mengatakan bantuan itu sangat berarti bagi wartawan yang bertugas di wilayah terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Bukan semata soal sembako, tapi ini bentuk kepedulian dan solidaritas. Jujur saja, ini menambah semangat kami di lapangan,” ujar Salhadi.

Ia menilai perhatian Dewan Pers melalui SPS memiliki arti penting bagi wartawan daerah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penguat moral bagi wartawan agar tetap konsisten bekerja di tengah keterbatasan.

“Kami merasa tidak sendirian. Ada perhatian dari organisasi pers dan Dewan Pers. Ini jadi penyemangat untuk terus bekerja,” katanya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata solidaritas antarinsan pers, sekaligus pengakuan atas dedikasi wartawan daerah yang tetap menjalankan tugas jurnalistik di tengah kondisi sulit dan penuh risiko.

sumber: Rilis

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Forkala Medan Jelajahi Kuliner Khas India di Nilaa Cafe Indian Food

mimbarumum.co.id - Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Medan kembali menggelar kegiatan bertajuk 'Jelajah Kuliner Etnik Kota Medan'. Kali ini,...