Jadi Berkat Bagi Sesama, Keluarga Besar SMA Negeri 8 Medan Rayakan Natal 2025 Dengan Penuh Sukacita

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Keluarga Besar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Medan merayakan Natal dengan penuh sukacita yang berlangsung di Gereja HKBP Pendidikan, Jalan A.R Hakim, Gang Pendidikan Medan, Jumat (12/12/2025).

Perayaan Natal SMA Negeri 8 Medan mengambil thema, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak mengusirnya”. Diambil dari isi Alkitab (Yohanes 1 : 4 – 5). Sub thema, “Melalui Perayaan Natal ini Keluarga Besar SMA Negeri 8 Medan hendaklah terang hadir di hati kita dan menjadi cahaya di dalam kegelapan”.

Ketua Panitia Natal SMA Negeri 8 Medan Tahun 2025 Herbin Manurung, S.Pd, M.Si mengatakan, dalam perayaan Natal Keluarga Besar SMA Negeri 8 Medan Tahun 2025 kita jadikan momentum untuk saling mengasihi.

“Puji dan syukur kita panjatkan kehadiran Tuhan Yesus Kristus di mana kita pada hari ini, Keluarga Besar SMA Negeri 8 Medan masih bisa merayakan Natal. Patut kita syukuri kita bisa berada di gedung mewah seperti ini, pada saat saudara-saudara kita banyak yang tidak bisa merayakan Natal tahun ini dikarenakan bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara, mereka semua menjerit bahkan ada yang tidak mendapat pertolongan,” kata Herbin Manurung.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu guru, staf, siswa dan ibu Pendeta Sihol Kesogihen yang menyampaikan renungan pada ini hari, tutur Ketua Panitia, kepada Kacabdis, Kepsek, Komite, dan seluruh orang tua siswa.

“Tentunya banyak kendala yang kita alami selama persiapan, namun mari kita jadikan momentum untuk saling mengasihi, mengampuni, menjadi berkat bagi sesama sehingga menembus batas perbedaan yang ada,” imbuhnya.

Ia menambahkan, atas nama panitia kami juga memohon maaf sebesar-besarnya apabila dalam acara demi acara nantinya ada kekurang dan kesalahan atau kesalahan sikap dalam penyambutan kami.

“Segenap panitia perayaan Natal SMA Negeri 8 Medan mengucapkan terima kasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhir kata kami ucapkan selamat hari Natal Tahun 2025 buat kita semua dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026. Tuhan memberkati,” ujar Herbin Manurung, S.Pd, M.Si yang merupakan guru senior di SMA Negeri 8 Medan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 8 Medan Rita Hartati, SS, MS melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sofian Aritonang, S.Pd, M.Pd juga menyampaikan terima kasih telah menyukseskan Natal Kelurga Besa SMA Negeri 8 Medan.

“Saya mewakili Kepala SMA Negeri 8 Medan mengucapkan terima kasih terkhusus buat anak-anak kami yang telah membuka hati, pikiran dan telinga, setiap hari Jumat bahkan hari tambahan untuk mempersiapkan perayaan Natal menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang kita peringati setiap bulan Desember dan saya ucapkan terima kasih kepada bapak/ibu guru, staf yang telah membersamai melatih anak-anak kita, mengawasi dan memantau,” sebutnya.

Anak-anak kami hari ini kita merayakan Natal, ucap Sofian, mari buka hati biarlah salam damai tumbuh di hati anak-anak dan damai Natal itu membuka pembaharuan pola pikir ke depan, saya mau jadi apa tahun 2026?

“Anak-anak kami ini penting untuk di dengar. Jika salam damai sudah di hati anak-anak, maka pembaharuan secara tahap demi tahap kesadaran diri untuk belajar akan tumbuh. Karena proses untuk pintar itu tahap demi tahap. Sesuai dengan thema kita hari ini, dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Biar damai Natal ini menjadi modal pembaharuan menyongsong Tahun Baru 2026,” pesannya.

Dalam khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Sihol Kesogihen, S.Th menuturkan, cukupkah kita mendapatkan terang itu dari cahaya lilin atau mungkin dari cahaya lampu yang kita nyalahkan?

“Barang kali untuk menerangi mata jasmani kita itu sudah cukup, tapi untuk menerangi nurani kita membutuhkan terang yang sesungguhnya yaitu, Tuhan Yesus Kristus yang telah lahir di Bethlehem. Apa yang mau disampaikan dan apa yang mau dijanjikan oleh Tuhan, tentang terang yang dihadirkan di tengah dunia dalam Yohanes 8 : 12 dikatakan, ‘Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.’ Disampaikan Pendeta, dia tidak akan jalan kesesatan dan tidak akan berjalan menuju kebinasaan dia tidak akan kehampaan tapi dia menuju kehidupan yang sesungguhnya yaitu bersama dengan terang Kristus,” ungkapnya.

Kehidupan kita sebagai peserta didik, sebagai bapak dan Ibu guru, sebagai pimpinan di sekolah, sebagai staf pegawai dan sebagai orang tua, sebagai penatua atau pelayan, bilang Pendeta Sihol, masing-masing kita ini sesungguhnya jika tidak memiliki terang yang dari pada Kristus, sebelumnya kita bisa menjadi orang yang tersesat sekalipun berjalan di tengah teriknya mata hari.

Disampaikannya, ada orang yang merasakan kegelapan di siang bolong, kalau orang tua bilang, gelap hati ku, gelap perasaan ku, yang sesungguhnya bukan karena malam hari tanpa cahaya tapi kegelapan merundung kehidupan manusia, maka cahaya terang yang bisa mengukuhkannya adalah dengan terang yang dari Tuhan Yesus.

“Oleh karena itu jangan meninggali cahaya itu, jangan mengabaikannya, jangan merasa tidak perlu cahaya yang ada di dalam diri Yesus,” pungkasnya.

Perayaan Natal SMA Negeri 8 Medan berlangsung penuh khidmat dan berbagai penampilan dipersembahkan dengan sukacita mulai dari pembacaan liturgi siswa, koor guru, liturgi guru, vocal grup, dan lainnya.

Reporter : Jepri Zebua

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Sidak Kantor Camat Hinai, Plt. Bupati Langkat Tiorita Tekankan Disiplin dan Pembenahan Pelayanan Publik

mimbarumum.co.id-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Camat Hinai, Kamis (8/10/2026),...