Warga Alami Sesak Nafas, PT UG Diduga Arogan dan Tarik-tarik Bupati Deli Serdang dalam Konflik Lingkungan dengan Warga

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pertemuan antara warga dan PT Universal Gloves (PT UG) terkait dampak lingkungan gudang cangkang sawit berujung buntu. Meski aspirasi warga didengar, PT UG tetap ngotot dan menolak tuntutan penutupan sementara gudang, sembari menunggu proses hukum di Unit 3 Tipidter Ditreskrimsus Poldasu.

Kuasa hukum warga, Riki Irawan SH MH, mengungkapkan kekecewaannya atas sikap PT UG yang terkesan menyeret nama Bupati Deliserdang, Aci Tambunan, seolah memberikan legitimasi bagi perusahaan untuk bertindak semena-mena dan mencemari lingkungan.

“PT UG mencoba menarik-narik Bupati Deliserdang, Bapak Aci Tambunan, seolah-olah sudah merestui tindakan arogan mereka terhadap warga dan kebebasan merusak lingkungan,” tegas Riki Irawan dalam siaran persnya kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).

Pernyataan pihak PT UG yang mengklaim zat kimia penyemprot cangkang sawit aman dan dibeli dari Dinas Lingkungan Hidup, semakin memicu kecurigaan. Riki Irawan menduga ini adalah taktik intimidasi dan upaya membangun persepsi bahwa perusahaan telah “main mata” dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi, sehingga warga tak perlu berharap dukungan.

Riki Irawan berencana melaporkan dugaan pembelian zat kimia tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Inspektorat Provinsi. “Saya akan mendesak KPK dan Inspektorat Provinsi untuk menyelidiki zat yang dimaksud dan proses pembeliannya,” tandasnya.

Kasus ini menjadi sorotan tajam, menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan transparansi pengelolaan limbah.

Terpisah, seorang warga bernama Syahputra , saat ditemui awak media di Jalan Pertahanan Gang Listrik Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak, mengatakan bahwa diduga akibat bau busuk limbah cangkang sawit milik pabrik sarung tangan PT Universal Gloves mengalami penyakit sesak nafas sudah dua hari.

“Dari belakang, baru aja berobat Aku. Sesak nafas dugaan akibat limbah cangkang PT UG, Bang,” ungkap Syahputra yang sesak-sesak bernafas diatas Betor.

Lanjut dikatakannya, penyakit sesak nafas yang dideritanya baru ini yang parah atau gawat.

“Hari ini (Selasa) yang parah. PT UG gak tau, gak ada responnya. Bau busuk limbah cangkangnya sudah lama dan gak ada tanggapan dari PT UG. Harapannya, kalau bisa pengertianlah pihak perusahaan,” pungkasnya.

Reporter: Rasyid Hasibuan

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Legislator Gerindra Minta Siber Poldasu Periksa Konten Kreator Mengaku Ditawari Rp80 Juta Tak Bahas Karhutla

mimbarumum.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H Ihwan Ritonga SE MM mendesak Direktorat...