mimbarumum.co.id – Pimpinan Wilayah (PW) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Utara menyayangkan sikap Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang mengundurkan diri dari DPR RI.
Demikian disampaikan Ketua PW SEMMI Sumut, Chalil Gibran, Jumat (12/9/2025).
Sebab, menurut Gibran, di DPR butuh sosok yang sudah selesai berbicara ekonomi.
“Artinya, kak Saras (sapaan akrab Rahayu Saraswati Djojohadikusumo), bukan menjadi Anggota DPR yang mencari makan di dalamnya, melainkan murni menjadi penyambung lidah untuk masyarakat,” sebut Gibran.
“Saat ini kita tahu indeks kepercayaan rakyat ke DPR RI sangat rendah, dan kita yakin kak Saras adalah salah satu bagian yang bisa memperbaiki citra DPR RI. Maka sudah sepantasnya kak Saras tetap di kursi DPR hingga periode selesai,” sambungnya.
Menurut Gibran, Saras telah membuktikan dengan segala privilege yang dimilikinya telah melakukan kerja-kerja nyata.
“Kita sudah melihat kerja nyata beliau (Saras) di daerah pemilihannya. Jadi, perjuangan ini tak bisa hanya dilanjutkan oleh satu Saras, melainkan kita butuh Saras Saras lainnya untuk menjalankan tugas utama DPR RI,” ungkap Gibran, seraya menyatakan, Saras merupakan resprentatif yang lengkap dan mewakili anak muda, perempuan dan kekuasaan yang berpihak untuk rakyat indonesia.
Seperti diketahui, Â
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra periode 2024-2029. Ia menyampaikan pernyataan mundur sebagai anggota DPR periode 2024-2029 itu lewat akun Instagramnya pada Rabu (10/9).
“Dengan ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Gerindra,” kata Sara lewat unggahan di akun Instagramnya, Rabu (10/9).
Sara tak mengungkap dengan jelas alasan pengunduran dirinya. Namun, ia menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang sempat menjadi sorotan pada 28 Februari 2025 lalu.
Reporter: Jafar Sidik


