mimbarumum.co.id – Sebanyak 21 ruko terbakar di Terminal Palopat Pijorkoling Kota Padang Sidimpuan, Kecamatan Tenggara, Desa Palopat Pijorkoling, Jumat (19/2/2021) malam. Diduga api berasal dari ruko warung kopi milik Nirwana (56).
Kepada mimbarumum.co.id, Nirwana mengatakan dirinya tidak berada di ruko sekaligus tempat tinggal saat kejadian. Ia dan suami pergi sekitar pukul 19.00 WIB ke Pasar Sangkumpal Bonang untuk belanja persiapan jualan.
“Setelah mendengar informasi kebakaran ruko itu. Saya di telepon dengan tetangga pada pukul 20.15 WIB. Ia menyampaikan ruko sudah terbakar cepat datang, apinya sudah membesar, dan merembet,” jelasnya, Sabtu (20/2/2021).
“Saat sampai di lokasi pukul 20.55 WIB saya tidak bisa berbuat apa – apa. Karena api sudah melahap ruko saya rata dengan tanah,” tambah Nirwana.
Terkait informasi warga, asal api dari ruko miliknya. Nirwana mengaku kurang mengerti. Lantaran menurut dia sebelum meninggalkan ruko, kompor minyak tidak menyalah dan listrik aman. “Apalagi saya tidak pakai kompor gas,” tuturnya.
“Dugaan saya ada yang sengaja membakar ruko saya dari belakang. Atau unsur tidak suka dengan saya. Soalnya dibelakang ruko ada ladang milik warga yang tembus ke ruko saya, dan api tersebut merembet ke ruko yang lain, ” jelasnya.
Dijelaskan Nirwana, dirinya sudah dua tahun berjualan sarapan pagi dan kopi di Terminal Palopat Pijorkoling. “Saya tinggal di ruko, lantaran rumah pribadi tidak ada makanya saya tinggal di sini dengan suami dan dua anak laki laki yang sudah dewasa,” ungkapnya.
Kata dia, sekarang ini sekitar 9 orang yang menetap tinggal di ruko dan berjualan aktif di ruko tersebut.
Nirwana Rugi Hingga Rp 19,5 Juta
Nirwana mengaku mengalami kerugian hingga Rp 19,5 juta atas kebakaran ini.” Itu pun tidak ada barang yang terselamatkan. Hanya yang tersisa dipakai di tubuh, pakaian seperti baju dan barang berharga hangus terbakar, sehingga tidak ada sisa,” ucapnya.
Ia berharap bisa mendapatkan bantuan secepatnya dari Pemko Sidimpuan. Sehingga bisa mendapatkan tempat tinggal layak sementara. “Tolong jangan di lama lamakan, soalnya saya tidak punya rumah pribadi,” tuturnya.
Total Kerugian Capai Rp 25 Juta
Sementara itu, Kabag OPS Polres Padang Sidimpuan Kompol Ahmad Fauzi KS mengatakan 21 ruko terbakar di Terminal Palopat (PK), Padang Sidimpuan Tenggara ini.
Diperkirakan kerugian dari peristiwa ini mencapai Rp 250.000.000. “Sementara sumber titik api masih dalam lidik,” kata catat Kompol Ahmad Fauzi.