Warga Jalan Gurilla Menjerit, Air PAM Tirtanadi Mati Berbulan Bulan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Beberapa rumah warga Jalan Gurila Medan khususnya yang berada di dalam gang seperti Gg Mawar mengalami nasib buruk. Pasalnya sudah lebih tiga bulan ini pasokan air dari PDAM tidak mengalir ke rumah-rumah penduduk, alias mati total.

Warga di seputaran Gurila sudah cukup kesal atas pelayanan buruk PDAM Tirtanadi Cabang HM Yamin, mereka berjanji akan ramai-ramai berunjukrasa ke kantor PDAM yang bersebelahan dengan Masjid Juang 45 itu.

Sudah berulang kali pihak Kacab PDAM Tirtanadi Cabang HM Yamin mengutus pekerjanya ke lokasi guna melakukan pengecekan pipa aliran air dan melakukan pembetulan, tetapi airnya tak kunjung mengalir ke rumah penduduk.

Para pekerja lapangan itu tidak segan-segan minta uang warga untuk membetuli jalur pipa yang berhubungan ke pelanggan sebesar Rp600 ribu, karena warga sangat berharap adanya pasokan air terpaksa dengan berat hati memberikannya. Kegunaan menurut pekerja lapangan itu untuk mengganti klep kecil.

- Advertisement -

Meski sudah dibayar, namun pasokan airnya tidak juga mengalair ke rumah penduduk. Bahkan ada juga pekerja itu berani menawarkan Rp 1,8 juta untuk buat jalur pipa baru yang ditarik dari pipa besar agar pasokan air ke rumah bisa lancar. Karena merasa kemahalan, alhasil permintaan jahat itu tidak dipenuhi warga.

Sejumlah warga Jalan Gurila Gg Mawar mengaku sudah berulangkali mendatangi kantor PDAM Tirtanadi Cabang HM Yamin hanya diterima keluhan, tetapi hasilnya tidak ada.

Terkadang pihak PDAM mengaku karena ada galian pembetulan parit di seputar Jalan Gurila yang menyebabkan banyak pipa yang terputus. Faktanya sulit diterima sebab ada juga tetangga sebelah rumah airnya jalan, tetapi sebelahnya lagi tidak jalan, ni kan aneh jawabannya, begitu kata seorang warga bernama Fauziah.

Kemarin itu sudah ada yang datang dari pihak PDAM membetuli pipa dari pimpinan ke Gang Mawar dan juga membetuli pipa dari Jalan Gurila ke Gang Mawar, namun hasil nihil, kata Fauziah lagi.

Pantauan wartawan di lapangan, Senin, (18/3) pihak PDAM menyediakan air melalui mobil untuk warga Jalan Gurila, sehingga banyak warga dari beberapa gang yang ada menampung air tersebut dengan menggunakan berbagai wadah.

“Kasian kita lihat warga mengangkat bulan puasa begini dari Jalan Gurila ke gang rumah mereka,” begitu komentar, Rasyid, seorang warga yang menyaksikan kejadian itu.

Para warga yang berada di gang tersebut terpaksa memanfaatkan air Masjid yang berada di dekat rumahnya untuk keperluan sehari-hari seperti mandi,buang hajat, dan juga keperluan lainnya.

Reporter : Rasyid

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Komunitas Indonesia Tionghoa Berikan Kursi Roda ke Warga Medan Johor Mengalami Sakit

mimbarumum.co.id - Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) berbagi kasih kepada warga Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dengan...