mimbarumum.co.id – Sebelas ribuan lebih warga di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara mengharapkan dana santunan senilai Rp23 miliar. Sebanyak 75 persen diantaranya telah menerima, sedangkan sisanya masih menunggu proses.
Pantauan Mimbar, ratusan warga antri di depan sebuah loket Bank BRI di Kecamatan Pagaran. Meski berjubel, aktivitas itu masih terkendali dan berjalan lancar.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pagaran, Mai Rosalli Matondang, S.Pd., kepada wartawan, Sabtu (2/2/19) menyebutkaan total penerima dana santunan di kecamatan itu sebanyak 674 kepala keluarga (KK).
“75 persen sudah menerima dana santunan PKH itu,” ucapnya sembari menyebutkan warga yang belum menerima akan segera mendapatkan transfer dananya langsung ke rekening masing-masing.
Ia, memaparkan tentang jumlah penerima bantuan PKH secara nasional yang diperkirakan lebih kurang sebanyak 10 juta KK. Banyaknya jumlah penerima itulah, menurutnya yang menyebabkan proses transfer dana ke para penerima itu memerlukan waktu lebih banyak.
Rosalli mengatakan, khusus untuk warga kecamatan pagaran jumlah dana yang akan dialokasikan sebesar Rp1,3 miliar sementara untuk total aloaksi kabupaten Tapanuli Utara sebesar Rp23 miliar dengan jumah penerima sebanyak 11.183 KK.
Besaran dana PKH yang diperoleh setiap KK berbeda-beda, bergantung pada kondisi keluarga masing-masing apakah memiliki bayi, jumlah anak yang bersekolah dan tingkat kesehatan keluarga tersebut.
“Berbeda jumlahnya mulai dari Rp.775 ribu sampai dengan Rp2,75 juta. Tergantung jumlah dan banyaknya tanggungan,” papar Mai Matondang.
Rista Uli Sitanggang warga desa Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran, Taput, mengaku sangat terbantu dengan adanya dana bantuan PKH tersebut. Mereka mengapresiasi langkah pemerintah yang telah membantu kebutuhan warga kecamatan itu. (bt)