mimbarumum.co.id – Video viral pengedar sabu ditangkap aparat Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan di kawasan Jalan Baru, Gang Jawa, Kelurahan Banten, Tembung menjadi perhatian para netizen.Â
Video yang diposting oleh admin akun facebook mimbar umum online sejak 29 Agustus 2019 lalu hingga Selasa (3/9/2019) siang telah menjangkau 238.182 orang, dibagikan 243 kali, disukai 602 dan dikomentari 171 netizen.
Berbagai komentar dari video itu mengundang perhatian para netizen. Ada yang mendukung tindakan aparat Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan secara represif dan ada juga yang berkomentar penangkapan pengedar sabu itu dilakukan secara persuasif.
Baca Juga : GKN Berlanjut, Sarang Pemadat di Gaharu Diobok-obok Aparat
Menyikapi peristiwa tersebut, Direktur Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (Pushpa) Sumut, Muslim Muis menilai setiap pelaku kriminalitas tidak boleh disiksa. Ia mengimbau jangan sampai terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)
“Orang bersalah tidak perlu disiksa. Tindakan represif bisa diambil kalau orang mau menyerang pakai parang, pakai senjata api dan lain sebagainya. Tidak jadi masalah dia (Polri) kalau mengambil tindakan yang represif, ini kan tidak. Jangan sampai terjadi pelanggaran HAM, itu kan pelanggaran HAM namanya,” ujar Muslim Muis yang pernah menjabat Wakil Direktur LBH Medan, kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).
Kata Muslim, ada pengecualian apabila petugas Polri sedang dalam keadaan terdesak, baru bisa melakukan tindakan tegas.
“Tindakan hukum apa pun tidak boleh melakukan penyiksaan, kecuali dalam keadaan terdesak, dia (Polri) bisa melakukan itu,” ungkapnya.
Lebih jauh Muslim menyebutkan, masyarkat jangan mengahalangi saat proses pengerebekan bandar narkoba, karena ada tindak pidananya.
“Mengahalang-halangi ada tindak pidananya, bisa ditangkap yang mengahalang-halangi itu. Mengahalang proses penyidikan sebuah perkara itu pidana,” ucapnya mengakhiri. (jep)
Berikut komentar yang dihimpun mimbaumum.co.id dari partisipatif warganet yang memberikan masukan dan apresiasi kepada Polrestabes Medan di kolom komentar video tersebut.
@Ariansyah Putra Lubies
kau mau di buat seperti Manusia Apa Bin Atang .. bukan bermaksud mencari cari kesalahan Anda .. cuma mengingatkan .. dia itu kan manusia kenapa anda mengintimidasi dia dan anda menentukan hidup dia .. mau jadi manusia atau binatang .. kan ud jelas itu manusia Kakinya ad dua matanya dua telinga dua dan punya Hati punya pikiran ..
emosi boleh tapi coba tenang ..
seburuk buruk nya Manusia dia tetap manusia jangan perlakukan seperti Binatang .. cukup borgol .. tanyai siapa teman nya masukkan terali besi .. ud beres ..
@Giovani Bastian
Ariansyah Putra Lubies 10 orang komandan sperti anda.. Saya yakin karier anda redup..
Biarkan saja. Seandainya penegak hukum nya salah, ada sanksi nya..
Bersyukur saja lah paling tidak berkurang penjahat indonesia.
@Ariansyah Putra Lubies
intinya anda semua bener saya yg salah .. pada tujuan nya Setau saya indonesia negara hukum katanya .. yg mau membuat manusia itu seperti manusia atau binatang ya biar lah Hukum .. apa kita sesama manusia berhak atas diri pribadi seseorang membuat dia seperti manusia aoa binatang .. maksud saya berkatalah yg lembut pakai kepala dingin. .. dan biar Hukum yg berbicara walau aq gak paham akan Hukum 😀
@Rahmad Hidayat
Nanti klu anak” dan semua klrga kau sdh menjadi korban Sabu, Baru kau tau betapa sakitnya akibat bandar sabu.
@Eko Pratama
Bpk yg baju putih saran saya banyakin lagi olah raga, keliatan udah ngap2n…
@Cempaka Darapuspa Syam
Eko Pratama proses penangkapan itu butuh tenaga,dan stategi pak,,capek sdah pasti karena pak polisi mengintainya pasti berjam2,,,, kalau bapak jadi pak polisinya pasti bisa ngerasain gimana capeknya makanya ngap2an
@Eko Pratama
Cempaka Darapuspa Syam istrinya polisi y hehe, karena saya ngerti bth tenaga extra makanya saya saranin untuk olahraga…
@Beram Syah
itulah akibat mencari pekerjaan sulit,terpaksa kerja apapun jadi asal napkah keluarga terpenuhi,walaupun itu sangat pertentangan dgn hukum dan agama… kalau org kaya sih enak aja menyalahkan mereka..
@Dedy Sugianto
Beram Syah bukan masalah sulitnya pekerjaan bung,yg halal kan banyak ngapain cari yg haram.semua tergantung orangnya mau pilih yg halal apa haram.klo haram y resiko seperti itu juga
@Chandraa Adhee
Yang ketangkep yg bandar rumah nya kecil”.. Yang rumah mewah kapan
@Heddi
Chandraa Adhee nonton berita bro udah banyak yang ketangkep,kalo pengedar ga ada ga akan ada mafia besar.mau kecil mau gede harus diberantas
@Riwin Ragil
maaf ya itu sebenarnya kesalahanya sendiri pastinya sebelum tertangkap udh tahu Khan itu usahamu sangt dilarang agama juga uu, tp kau langgar ya trim aja, semua pasti ada hikmahnya bertaubat sdar dan berbuat baik ya, kasihan binimu, anakmu bentar lagi lahir km ngk bisa nyaksiin kelahiran anakmu, semoga km kbalimke jln yg benar ya
@Ehco Dave Grohl
Kalau tidak koperatif ya begitu….
@ Muhammad Hilma Chaniago
Jalan rezkinya sama halnya dengan Menciptakan bom waktu untuk diri sndri🤣😂🤣. Gak bisa berfikir, kalau ekonomi susah ya berdoa &trus brusaha,apa yg bs di makan ya di makan.
Maksain diri megang2 barang kyk gtu.