mimbarumum.co.id – Akuntabilitas dan transparasi informasi menjadi bagian dari tujuh rencana strategis (renstra) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) untuk segera meraih akreditasi unggul. Ketujuh renstra itu sendiri merupakan rekomendasi workshop Pengurus Yayasan UISU selama dua hari, (16-17/12/2022) di Hotel Emerald Garden, Medan.
Sesuai tema, yakni Meningkatkan Sinergitas Yayasan dan Pimpinan Akademik Menuju UISU Unggul, ketujuh renstra tersebut diformulasi untuk mengakselerasi sinergitas seluruh komponen UISU, terutama unsur pimpinan yayasan dan pimpinan akademik.
Ketua Tim Perumus Renstra UISU, Prof. Dr. H. M. Assad, M.Si, mengatakan, ketujuh renstra meliputi: 1. Kelembagaan, Tata Pamong dan Tata Kelola; 2. Kemahasiswaan; 3. Sumber Daya Manusia; 4. Akademik; 5. Aset/Sarana dan Prasarana; 6. Keuangan; serta 7. Sistem Informasi.
Ketua Umum Yayasan UISU, Prof. H. Ismet Danial Nasution. Drg., Ph.D., Sp.Pros(K)., FICD. bergelar Datuk Cendikia Dharmalaksana Raja, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dua narasumber Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, MT., IPU ASEAN Eng serta Dr. Ayudyah Eka Apsari, ST., SS., MT.
Diketahui, Prof. Hari Purnomo merupakan Dekan Fakultas Teknik UII Jogja. Dia juga menjabat Ketua Majelis Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik Seluruh Indonesia.
Menurutnya, kedua narasumber tersebut sangat berperan memperkaya pengetahuan dan informasi bagi SDM UISU yang mengikuti workshop. Sehingga, tujuh renstra dapat disusun selaras dengan regulasi yang telah ditetapkan BAN-PT.
Tak lupa, pucuk pimpinan Yayasan UISU yang juga berpredikat assessor pada Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta workshop. Dari pengamatannya, seluruh peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian workshop yang berlangsung dua hari serta kepada panitia pelaksana Dr. H. Danialsyah, SH., MH. dan Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi dinilai berhasil menjadi motor suksesnya penyelenggaraan workshop.
Berkomitmen Jalankan Renstra
Prof. Ismet menekankan kepada semua elemen UISU yang hadir dalam workshop agar berkomitmen dan bersungguh-sungguh menjalankan ketujuh renstra yang telah dirumuskan. Ini demi menjadikan UISU sebagai lembaga pendidikan unggul kebanggaan Sumatera Utara, sebagaimana cita-cita para pendiri.
Hadir dalam penutupan workshop antara lain Ketua Pembina Yayasan UISU, T. Hamdy Oesman Delikhan Al Haj gelar Raja Muda beserta Pembina, Ir. H. Rizal Fahmi, Ketua Pengawas Yayasan H. Sofyan SH, Sekretaris Umum Ir. Indra Gunawan, MP. dan Bendahara Umum Ir. Armansyah, Pengurus Yayasan, Hj. Masnun Nasution, SH., MH.; H. Ikrom Helmi Nasution, SH.; Ir. H. Saiful Jihad, ST, T. Arief Delikhan, S.Sos dan Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP beserta jajarannya.
Usai penutupan, Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si selaku Sekretaris Panitia, pihaknya menjalankan amanat Pengurus Yayasan untuk melakukan langkah-langkah ilmiah guna menghasilkan renstra bagi UISU.
Renstra yang dihasilkan harus merujuk pada Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020. Peraturan teranyar BAN-PT ini sendiri kemudian melahirkan Regulasi IAPS 4.0 dan IAPT 3.0. IAPS 4.0 merupakan instrumen terbaru yang diterapkan BAN-PT dalam mengukur kualitas program studi sebuah perguruan tinggi.
Sedangkan IAPT 3.0 diterapkan untuk menentukan level akreditasi perguruan tinggi secara institusional berdasarkan Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020, akreditasi unggul merupakan predikat atau strata dengan standar kualifikasi tertinggi.
Reporter : M Nasir