Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Cakra KONI Sumut Sukses Porprovsu Menuju Gemilang PON

Berita Terkait

Oleh : Jepri Zebua

mimbarumum.co.id – Ribuan insan olahraga dari 32 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara bergeliat di seputaran Kota Medan senada dengan itu, dari UMKM, perhotelan, angkutan umum, catering makanan, juru parkir, pedagang asongan, laundry dan usaha lainnya ikut bersukaria.

Hal ini terjadi “akibat atmosfer” gaungan cakra perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) ke – XI tahun 2022 yang berlangsung di Kota Medan.

Akibat dalam artian, pelaksanaan Porprovsu 2022 pasca Covid-19 tidak hanya menggelorakan semangat olahraga bagi para insan olahraga, namun berakibat terhadap pelaku usaha yang kembali mendapatkan penghasilan tambahan dari ajang multi event empat tahunan.

- Advertisement -

Peristiwa yang memantik animo lapisan kalangan ini tak terlepas dari peranan Komite Olahraga Nasisonal Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut) bersama stakeholder terkait sebagai pelaksana kegiatan.

Cakra KONI Sumut berhasil meejawantahkan harapan dari warga yang sudah lama tidak menyaksikan event-event besar yang berdampak kepada warga, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, jasmani, rohani, dan peningkatan prestasi atlet.

Diketahui, kata Cakra sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti roda yang berputar, cakra ini adalah pintu energi yang memompa energi kotor keluar dan menggantinya dengan energi baru yang bersih.

Pada perhelatan Porprovsu 2022, KONI Sumut sangat berenergi terlihat dari kesiapan pelaksanaan pertandingan yang melibatkan 3.004 atlet dengan mempertandingkan 17 cabang olahraga yang resmi dibuka Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Gedung Serba Guna (GSG) Pemprovsu Jalan Pancing, Sabtu (29/10/2022) dan berakhir Sabtu (5/10/2022).

Keberlangsungan pertandingan dan kesuksesan kelancaran segala kegiatan di setiap venue cabang olahraga tak bisa dipungkiri berkat tangan dingin Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis
bersama Ketua PB Porprovsu 2022 Sakiruddin dan pihak linier terkait.

Kendati masih ditemui kendala-kendala teknis maupun yang disebabkan oleh ekosistem karena curah hujan yang tinggi di Kota Medan, namun hal itu dapat segera teratasi dengan kesigapan para personil kepanitan Porprovsu 2022.

Ribuan atlet yang berlaga di masing-masing venue seakan menghipnotis warga Sumatera Utara untuk berbondong menyaksikan atau sekadar ingin tahu jalannya pertandingan.

Sehingga penulis memperkirakan miliaran uang berotasi ke warga sekitar wilayah Kota Medan akibat dari terselenggaranya ajang Porprovsu 2022.

Jika dikalkulasikan, setiap kontingen di 1 cabang olahraga disediakan pedanaan segala keperluan atlet dan official sebanyak Rp 100.000.000 juta dikalikan 32 dengan jumlah Kabupaten/Kota yang ikut serta, maka hasilnya Rp 3.200.000.000 miliar, lalu dikalikan dengan jumlah cabang olahraga sebanyak 17 maka hasilnya Rp 54.400.000.000 miliar kurang lebih.

Anggaran tersebut yang diperkirakan bersumber dari kontingen Kabupaten/Kota belum termasuk anggaran biaya dari PB Porprovsu 2022 selaku pelaksana acara, serta penonton yang sengaja datang dari dalam dan luar daerah yang menjadikan kunjungan wisata olahraga.

Dengan demikian target seleksi alam untuk mendapatkan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 dari Porprovsu 2022 akan tercapai, begitu juga target dampak dari pagelaran Porprovsu yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bisa jadi dapat menekan inflasi di Sumatera Utara.

Tentunya antara event olaharga untuk penjaringan atlet berprestasi berkesinambungan dengan hilirisasi peningkatan daya beli dan jual warga, bersamaan dengan tercapainya teori industri olahraga dalam artian kegiatan bisnis di bidang olahraga yang dapat dirasakan seantero negeri dalam hal barang dan jasa.

Suksesnya Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara ini akan menjadi cikal bakal gemilang PON 2024, di mana Aceh – Sumut menjadi tuan rumah.

Deketahui pelbagai persiapan PON juga sudah dilakukan, Dinas Pemuda dan Olaharga dengan resmi mengumumkan pemenang sekaligus penyerahan hadiah dan sertifikat sayembara logo, maskot dan tagline PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Dengan logo, Elemen Logo Rencong, Kain Ulos Batak dan Kain Songket Melayu dan maskot nuansa, Harimau Sumatera Utara serta tagline, Bersatu Kita Juara.

Sehingga KONI Sumut di PON 2024 nantinya memiliki tugas yang lebih besar usai fokus menyukseskan Porprovsu 2022.

Evaluasi suskses acara Porprovsu merupakan solusi dari pertarungan memartabatkan Sumut di PON 2024, baik dari segi atlet yang bertanding, fasilitas venue, sarana dan pra sarana serta diikuti promosi wisata industri olahraga.

Diharapkan seyogianya event-event besar bidang olahraga terus berjalan bermartabat, bersih, sportif dan bertujuan baik bagi kemasalahatan insan olahraga, sehingga menjadi alfa dan omega atlet Sumatera Utara hingga sampai berlaga dikanca internasional serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga Sumatera Utara lewat industri wisata olahraga. Men sana in corpore sano.(*)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

LLDikti Sumut Diapresiasi Telah Dukung Pengurusan YPDA Medan yang Baru

mimbarumum.co.id - Mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) mengapresiasi kepengurusan baru Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) Medan dan mematahkan isu...