mimbarumum.co.id – Ferdiansyah kembali terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumatera Utara dan Aceh untuk periode 2024 -2028.
Ferdiansyah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) APJII Sumatera Utara dan Aceh, yang berlangsung, Selasa (2/12/2024) di Hotel Aryaduta Medan.
Dalam kesempatan tersebut Ferdiansyah langsung menunjuk Riza Masri Putra (PT Indo Media Solusinet) sebagai sekretaris wilayah dan Hartono (PT Solusi Andalan Kita) sebagai bendahara wilayah.
Ia juga mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada seluruh anggota APJII Wilayah Sumatera Utara dan Aceh karena masih diberi kepercayaan untuk mempimpin kepenguruan APJII Wilayah Sumatera dan Aceh periode 2024 – 2028.
Pria berdarah Minang ini mengatakan, dirinya siap menjalankan amanah yang diberikan teman teman anggota APJII Sumatera Utara dan Aceh. Dirinya mengharapkan dukungan dan siap menerima masukan, saran, dan kritik yang bersifat membangun. “Tiga hal hal ini saya kira adalah point-point yang bisa menyemangati kami,” kata Ferdiansyah.
Muswil APJII Sumut dan Aceh dihadiri oleh Sekreatris Umum APJII, Zulfadly Syam. Kepada wartawan, Zulfadly mengungkapkan rasa senangnya karena perhelatan Muswil APJII Sumatera dan Aceh berlangsung dengan baik. Dengan tingkat partisipasi yang sangat besar dari pelaku usaha pada industri internet dari Aceh sampai Sumatera Utara.
Menurt Zulfadly, hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap penguatan asosiasi menjadi sangat penting terutama karena APJII Wilayah Sumut dan Aceh (APJII) menjadi garda terdepan dalam transformasi digital ini.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Ferdiansyah yang telah mendapatkan suara secara aklamasi dari peserta untuk kembali memimpin periode 2024-2028,” kata pria yang sudah dua kali menjabat sebagai Sekjend APJII ini lagi.
Zulfadly juga merasa perlu memberikan motivasi pada kepengurusan terpilih dan berharap dapat menghasilkan sebuah gerakan yang mampu dioptimalkan berkenaan mereduksi penggunaan internet illegal.
“Bagaimana kita bisa mengantisipasi pengunaan internet ilegal yang demikian marak ini, baik melalui regulasi maupun dalam konteks penindakan,” kata Zulfadly.
Selain itu, juga dilakukan pemerataan internet di daerah terpencil dan tertinggal dan adopsi IPv6 yang sudah sangat dibutuhkan di jaringan telekomunikasi, hingga penguatan Indonesia internet exchange di wilyah Sumatera dan Aceh.
Perwakilan PT Jala Lintas Media, Josua mengungkapkan berharap kepengurusan terpilih bisa terus melangkah untuk memajukan organisasi dan industri di wilayah Sumut dan Aceh.
Josua berharap, semoga APJII Sumut dan Aceh akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan teknologi dan informasi di kawasan ini.
Sementara itu, mantan Sekretaris Wilayah APJII Sumatera Utara periode 2015 – 2028 dan 2018 – 2021, Sumiran, berharap semoga pengurus terpilih bisa amanah.
Dan kepercayaan yang diberikan mampu membawa keberhasilan dan manfaat yang lebih besar untuk organisasi dan seluruh anggota APJII, khususnya yang berada di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
“ Kami siap mendukung penuh segala langkah dan inisiatif yang akan dilakukan demi kemajuan bersama,” kata Sumiran, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Triwahana Gemasakti. (rilis)