Syahrial Si Penusuk Menko Polhukam Asli Warga Medan Deli

Berita Terkait

mimbarumum.co.idSyahrial Alamsyah alias Abu Rara pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto ternyata memang warga asli Kecamatan Medan Deli tepatnya warga Jalan Syahrial VI Nomor 104 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir.

Kepala Lingkungan V Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Rizaldi membenarkan bahwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara adalah warga asli Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli.

“Dari identitasnya memang benar. Dia (Syahrial Alamsyah) memang warga asli sini,” terang Rizaldi ketika ditanyai wartawan.

Baca Juga : Kronologis Penusukan Menko Polhukam Wiranto

- Advertisement -

Tapi, kata Rizaldi, Syahrial tidak lagi tinggal disini sesuai dengan identitas yang terungkap di sejumlah media massa. Karena kediaman Syahril kena gusur pembangunan jalan tol Tanjung Mulia-Marelan.

“Rumahnya kena pembangunan jalan tol Tanjung Mulia-Marelan. Sekitar 2016 atau 2017 gitu dia (Syahrial) merantau ke luar Medan. Tapi persisnya enggak tahu merantau kemana,” tutur Rizaldi.

Namun, saat pria 32 tahun itu tinggal disana, sudah menikah dari pernikahan pertamanya, sudah miliki dua anak.

“Dia sudah berumah tangga dua kali. Pernikahan yang pertama pisah dan miliki anak dua perempuan,” kata Rizaldi.

Diketahui, Syahrial ditangkap atas penusukan yang dilakukannya terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto, di Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kec Menes Kab Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Itu dilakukan anak ke-8 dari 9 bersaudara sesaat Wiranto turun dari mobil. Penangkapan yang dilakukan turut menyeret isterinya, yang tercatat warga Desa Sitanggai Kec Karangan Kab Brebes. Keduanya disebut-sebut mengontrak rumah di Kampung Sawah Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang. (dd)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Fenomena Equinox Maret 2021, Matahari Berada Tepat di Posisi Zenith

Oleh: Abdul Aziz, Purna Tugas BMKG Medan, MIMBAR - Diperkirakan pada tanggal 21 Maret 2025 mereka yang tinggal di garis...