Stunting di Aceh Tamiang Capai 1.716 Kasus

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Stunting di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 1.716 kasus. Hal itu berdasarkan data dari 2015 sampai Januari 2020 dari 15 puskesmas dibawah Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr Tsuaibah, Senin (09/03/2020) mengatakan, dari jumlah kasus penderita stunting sendiri di Kabupaten Aceh Tamiang berjumlah 1.716 kasus dengan rincian, sangat pendek 496 kasus dan pendek 1.220 kasus.

“Kasus tertinggi penderita balita sangat pendek berda di Kecamatan Manyak Payed, yakni 77 orang, dan peringkat kedua Kecamatan Kejuruan Muda, yakni 72 orang,” ucapnya.

Baca Juga : Alfred Si Penderita Stunting Kini Ditangani Medis

- Advertisement -

Ia menilai, stunting terjadi akibat malnutrisi atau kondisi tubuh yang tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama terhadap ibu hamil sehingga berdampak kepada pertumbuhan janin.

“Pemahaman terhadap kaum ibu juga sangat penting dalam kasus ini, karena berdasarkan ilmu kesehatan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan janin hingga usia anak Dua tahun,” terang dr Tsuaibah.

Tentunya, kata dia dalam jangka pendek, kekurangan gizi akan menyebabkan gangguan kecerdasan dan optimalnya ukuran fisik tubuh, serta gangguan metabolisme.

“Kita selalu memberikan sosialisasi terkait kasus stunting ini di tengah-tengah masyarakat, melalui bidan Desa yang ada di kampung dan tentunya ini juga tidak terlepas dari peran Pemerintah dan semua pihak untuk menekan angka stunting di Kabupaten ini,” ungkapnya.

Lebih jauh, berdasarkan data kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang masuk ke dalam zona kuning, atau level tinggi dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

“Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang berada di zona kuning yakni, Kabupaten Singkil, Simeulue, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Birueun, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, Bener Meriah, dan Pidie Jaya,” tutupnya.

Reporter : Burhan Rangkuti

Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa Gelar Kegiatan Gerebek JMO Dalam Rangka Pendampingan Instalasi Aplikasi JMO

mimbarumum.co.id - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa menggelar kegiatan pendampingan Instalasi aplikasi Jamsostek Mobile atau JMO kepada sejumlah karyawan di...