Simposium AI, Komitmen IT Del Tingkatkan Talenta Artificial Intelligence

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Simposium Nasional secara daring digelar Institut Teknologi Del (IT Del), Kamis (1/10/2021). Kegiatan ini mendapat antusiasme luar biasa dengan jumlah mencapai 1.000 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, yaitu: pemerintah pusat; pemerintah daerah; akademisi, praktisi; serta masyarakat umum.

Simposium bertemakan “AI Campus untuk Industrialisasi Inteligensi” ini merupakan komitmen IT Del dalam mencetak talenta dalam bidang artificial intelligence (AI) yang unggul untuk berkontribusi dalam agenda transformasi digital pemerintah Indonesia. Sebagai institusi pendidikan pertama di bawah naungan Yayasan Del, IT Del selalu berupaya untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di daerah terpencil. Agar setiap anak
didik bisa memiliki standar kualitas pendidikan setara dengan di kota besar. Simposium Nasional IT Del juga merupakan bagian dari serangkaian perayaan HUT ke-20 IT Del dan Yayasan Del yang mengusung tema besar “Warisan untuk Bangsa”.

Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Del, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir dalam Simposium Nasional tersebut. “Penggunaan AI yang tepat guna akan memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat dan negara dalam menghadapi berbagai masalah yang muncul. Untuk itu, saya berharap semoga suatu saat muncul pemuda-pemuda hebat di bidang AI yang mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada,” tuturnya.

Dia bilang, masuknya Indonesia pada era revolusi industri 4.0 yang berkarakteristik teknologi menggunakan AI mengubah banyak aspek kehidupan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, semakin banyak industri yang menggunakan AI dalam proses bisnisnya, baik untuk membuat dan menyediakan produk maupun membuat teknologi baru berbasis AI. Pertumbuhan ini berdampak langsung pada kebutuhan talenta AI yang unggul untuk mendukung industri tersebut. Namun demikian, saat ini Indonesia belum mampu mengimbangi tingginya kebutuhan akan talenta AI.

- Advertisement -

Kesenjangan Talenta Digital

Apalagi data Bank Dunia menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami kesenjangan talenta digital, di mana kita membutuhkan 9 juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata 600.000 talenta digital setiap tahunnya. “Oleh karena itu, diperlukan sinergi dari seluruh pihak untuk mengatasi persoalan yang ada,” tukasnya.

Editor : Siti Murni

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional

mimbarumum.co.id - Menunjang World Class University (WCU), Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil menjadikan 15 program studi terakreditasi internasional. Kepastian...