mimbarumum.co.id – Momentum Setengah Abad UINSU (1973-2023) terus melakukan pembenahan manajemen, memperbaiki tatakelola dan mendorong sivitas akademika meningkatkan kompetensi serta berlomba meraih prestasi terbaik.Â
Wisuda Sarjana ke 80 ini mengangkat tema, “Setengah Abad UINSU Medan, Mengabdi Untuk Negeri Menuju Smart Islamic University” dihadiri Gubsu H Edy Rahmayadi, Ketua Senat UINSU Prof Dr Syaiful Akhyar, Rektor UINSU Prof Dr Nurhayati MAg, para wakil rektor, kepala biro, dekan dan forkopimda di Gedung Serbaguna Pemprovsu Jalan Willem Iskandar Medan Estate, Selasa (13/6/2023).
Rektor Prof Nurhayati mengatakan, sesuai dengan tema, UINSU sedang menuju Smart Islamic University yang secara sederhana maknanya adalah, penguatan nilai-nilai Islam (Islamic value) dalam seluruh aktivitas tata kelola kampus dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Tidak kalah pentingnya, komponen digitalisasi seluruh layanan pendidikan di UINSU Medan. Tujuannya tentu untuk memberikan kemudahan layanan, kecepatan dan ketepatan waktu serta kepastian kepada para pengguna terutama para mahasiswa.
Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Rektor menyadari sungguh diperlukan kerjasama yang solid dan kuat dari seluruh sivitas akademika UINSU Medan serta dukungan dari pemerintah maupun swasta dan masyarakat.
“Terkhusus dukungan kita harapkan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kementerian lainnya seperti kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Pemprovsu, Pemkab/Pemko, Industri dan perbankan serta lembaga-lembaga lain,” ujar Prof Nurhayati.
Rektor menambahkan, tahun 2023 ini sejumlah prestasi berhasil diukir oleh UIN SU Medan. Dalam bidang publikasi, UINSU menjadi top score (Rangking Pertama) pada Science and Technology Index (Sinta) UIN se-Indonesia.
Capaian ini mengalahkan dan melampaui UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di posisi kedua dan UIN Raden Intan Lampung pada posisi ketiga. Prestasi ini adalah wujud dari keberhasilan publikasi ilmiah hasil-hasil riset dosen dan mahasiswa.
Kata rektor, wisuda sarjana ke-80 ini upaya dalam memperjuangkan UIN SU, kemajuan umat, bangsa dan agama. “Sebagai pemegang amanah, kami mohon doa dan dukungan kita bersama agar lembaga pendidikan ini dapat berjalan dengan baik melahirkan nilai-nilai kebaikan yang adil dan maslahat,” tambahnya.
Wisuda Sarjana ke 80 ini istimewa, karena diselenggarakan pada saat UINSU memasuki usia setengah abad. Usia 50 sejatinya usia produktif di mana setiap manusia harus melahirkan karya-karya terbaiknya. UINSU dikategorikan usia pemuda yang dinamis, progresif, kreatif dan inovatif. Inilah wajah UINSU yang ingin ditampilkan pada saat ini dan akan datang.
Jumlah wisudawan yang dilantik 3.104 lulusan UIN SU yang tersebar dalam 8 fakultas serta 1 Program Pascasarjana dengan rincian 331 orang Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 374 orang Fakultas Syariah dan Hukum, 740 orang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Kemudian 223 orang Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, 613 orang Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Bisnis, 227 Fakultas Ilmu Sosial (FIS), 229 orang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 326 orang Fakultas Sains dan teknologi (FST), 41 orang untuk program pascasarjana.
Reporter : M Nasir