Seminar Nasional Dihadiri Wamenag, Romo: Butuh Sinergitas dan Satgas Penyelamatan Harta Benda Wakaf

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Raden Muhammad Syafii menyatakan, perlunya sinergitas dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk penyelamatan harta benda wakaf. Sebab penyelesaian persoalan wakaf yang ada diperlukan sinergitas pemerintah dengan stakeholder yang lain, seperti BPN, kejaksaan, pengadilan hingga kepolisian.

“Makanya melalui seminar ini terbangun sinergitas tersebut, sehingga persoalan wakaf yang bisa diselesaikan lewat regulasi yang sudah ada. Seperti yang dilakukan di Banyuwangi, selain terbangun sinergitas juga terbentuknya satgas yang mampu menyelesaikan ribuan sertifikat wakaf dalam tempo tiga bulan. Jadi mengapa hal tersebut tidalk kita coba di Sumatera Utara ini,”kata Raden Muhammad Syafii akrab disapa Romo disela-sela sambutannya sebagai Keynote Speaker di Seminar Nasional Penyelamatan Harta Benda digelar Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin di Rumah Dinas Gubsu di Medan, Rabu (27/7/2022).

Seminar nasional tersebut dibuka secara resmi Gubsu H.Edy Rahmayadi menghadirkan narasumber yakni Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa’adi Ketua Komisi II DPR RI, H.Ahmad Dolly Kurnia Tanjung, Ketua BWI Pusat, H.Muhammad Nuh, Kepala Bidang Hukum Poldasu, Andri Setiawan hingga pejabat BPN Sumut.

Romo Syafii mengakui persoalan hukum harta benda wakaf masih banyak terjadi di Sumatera Utara ini. Meski demikian, perhatian terhadap lembaga BWI yang mengatasi persoalan wakaf di Sumut belum begitu menggembirakan. “Sebab saat saya pertama kali meninjau Gedung BWI Sumut di Asrama Haji Medan, samasekali tidak ada ruangan sama sekali tidak ada ruangan sekat pimpinan hingga sekretarisnya, yang ada hanya ruangan sidangnya saja. Bahkan ruangan kamar mandi mereka saja tidak ada sehingga harus keluar ruangan jika mau buang air kecil, hingga staf untuk mereka juga samasekali tidak ada,”beber wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut 1 ini.

- Advertisement -

Makanya dia menyambut positif semangat Gubsu Edy Rahmayadi yang berjanji memberikan perhatian dan dana dari APBD untuk penyelesaian persoalan wakaf di daerah ini. “Kita berharap di Sumatera Utara ini kita tidak kekurangan harta benda wakaf yang semata-mata untuk kesejahteraan rakyat,”katanya.

Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi digelarnya seminar wakaf yang digagas Romo Syafii. Gubsu Edy berharap penyelesaian permasalahan wakaf ini jangan sekedar banyak melakukan diskusi pembahasan saja, namun lebih mengarah pada menyusun langkah-langkah kongrit penyelesaian kedepan.

Dalam sambutannya Gubsu Edy juga menilai sulitnya penyelesaian penyelamatan harta benda wakaf karena ormas Islam juga kurang aktif dalam memberikan perhatian dan solusi. Makanya dia berharap para ormas Islam agar turut aktif dalam penyelesaian wakaf yang harus kongrit dan terarah.

Sedangkan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi dalam pemaparannya menyampaikan dibutuhkan terobosan dan reformasi hukum sehingga bisa mengatasi persoalan-persoalan baru dalam penyelesaian hukum wakaf di tanah air Makanya Wamenag Zainut mengakui setuju dilakukannya revisi atau amandemen UU tentang Wakaf.

Reporter : Jamaluddin

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

LIPPSU Akan Bentuk Koperasi Mandiri untuk Bantu Korban TPPO

mimbarumum.co.id - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) Azhari AM Sinik menegaskan, pihaknya siap membantu korban Tindak...