Suyadi SAN: Mimbar Umum Bukan Kaleng-kaleng
mimbarumum.co.id – Guna meningkatkan mutu Koran Mimbar Umum menyelenggarakan Upgrading Wartawan di Hotel Madani Jalan SM Raja Medan, Sabtu (20/1/2024) yang berlangsung tertib dan lancar.
Kegiatan tersebut dibuka Pemimpin Redaksi Koran Mimbar Umum Jalaluddin, Pimpinan Perusahaan Ngatirin, Ketua Panitia Jafar Sidik, Redaktur Pelaksana Zulfikar Tanjung dan seluruh awak media wartawan daerah se Sumut.
Jalaluddin menjelaskan, kebahagiaan terbesar di usia 78 tahun Koran Mimbar Umum tetap solid dan kompak karena kesetiaan seluruh redaksi wartawan se Sumatra Utara.
Kata setia ini menjadikan kawan-kawan untuk berpartisipasi di momen upgrading wartawan. Walaupun, hampir 95% yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini faktanya dengan kesetiaan kita bisa terus membesarkan koran Mimbar Umum sebagai koran cetak tertua saat ini.
“Alhamdulillah berkat kesetiaan hari ini kita melakukan upgrade untuk peningkatan kapasitas dan kualitas dengan baik supaya kita semua bisa meningkatkan kemampuan jurnalistik yang lebih baik maka kita berupaya bisa mendapat energi baru mendapatkan motivasi. Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia yang sudah melaksanakan kegiatan ini,” tambahnya.
Pada kesempatan itu pemateri Suyadi San SPd MSi dalam paparannya berjudul Bahasa Jurnalistik bersyukur koran Mimbar Umum di usia ke 78 tahun masih tetap eksis ditengah persaingan media online yang menjamur sekarang ini.
Suyadi San yang sehari-harinya menjadi peneliti di Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang bertugas di Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara juga aktif sebagai penggiat bahasa dan budaya serta dosen/akademisi pengampu Bahasa di Fakultas Sastra dan Budaya Unimed.
Lanjut wartawan senior di Koran Mimbar Umum ini menjelaskan bahwa kata ‘upgrading’ berasal dari bahasa Inggris dan belum ada padanannya dalam bahasa Indonesia. Setelah diperiksa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) maknanya adalah meningkatkan
kualitas.
“Oleh karena itu untuk melatih seorang pemimpin, pengurus organisasi, perusahaan tentang job description bagaimana masalah keuangan, kerumahtanggaan, manajemen perusahaan dalam sebuah organisasi/lembaga maupun perusahaan perlu mengalami pengayaan dengan peningkatan mutu yang benar,” tambahnya.
Berbicara tentang Bahasa Jurnalistik, Suyadi menjelaskan, kesepakatan bersama antara Pusat Bahasa dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) agar menjaga media-media tidak mengalami sengketa kebahasaan yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat.
Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara tentang menguak tabir bahasa jurnalistik yang diterbitkan oleh penerbit Mitra Medan bahasa Indonesia terdapat dua istilah matakuliah di jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Keterampilan menulis teks editorial dan keterampilan manajemen.
Kemudian teknik-teknik dasar menulis berita di sekitar agar tak terjadi sengketa bahasa di sebuah koran media cetak yang saat ini harus mempunyai media online.
“Pimpinan media perusahaan media cetak harus mampu menghadapi kemajuan teknologi media digital. Pemanfaatan audio dan HP kamera sudah menjadi bagian dari kemajuan teknologi digital,” tuturnya.
Suyadi juga mengapresiasi Koran Mimbar Umum yang menjadi media cetak nasional yang terdapat di Kementerian Komunikasi Informasi (Kominfo) RI.
“Koran Mimbar Umum bukan kaleng-kaleng dan menjadi rujukan surat kabar lokal di Sumatra Utara selama 78 tahun berkiprah menyuarakan aspirasi rakyat,” terangnya.
Ketua Panitia Jafar Sidik menambahkan, saat ini tak mudah untuk mempertahankan media cetak di tengah serbuan media online dan media sosial.
“Butuh kerja keras, butuh kerja cerdas. Dengan kegiatan upgrading ini tentunya kita harapkan dapat meningkatkan dan menumbuhkembangkan potensi diri yang kita miliki,” ujarnya.
Kegiatan upgrading wartawan ini merupakan rangkaian HUT Ke 78 Koran Mimbar Umum di tahun 2023. Tampil sebagai pemateri Nurhalim Tanjung dengan pemaparan berjudul, “Problema Profesi Wartawan” dan pemateri Pemimpin Perusahaan Ngatirin berjudul “Tantangan Perusahaan Media” yang memberikan pencerahan bagi redaksi Koran Mimbar Umum.
Acara juga dikemas sederhana namun penuh khdimat, serta dimeriahkan hiburan musikalitas oleh mahasiswi dari sanggar seni dan budaya Unimed, dilanjutkan pemotongan tumpeng dan lucky draw. Ini membuktikan kekeluargaan Koran Mimbar Umum begitu solid walau di masa yang sulit.
Reporter : M Nasir