mimbarumum.co.id – Sebanyak 203 mahasiswa Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP) mengikuti pembukaan pembekalan dan keberangkatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari tanggal 19 Agustus sampai 5 Oktober 2024 di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut).
Rektor Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP) Dr. Drs. Burhanuddin, M.Pd mengatakan, Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan merupakan perguruan tinggi yang memiliki Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran serta penelitian terhadap kepada masyarakat ketika peserta mahasiswa menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang sudah di tentukan oleh perguruan tinggi.
“Jaga terus nama baik almamater dan tetap berkomunikasi dengan masyarakat untuk membangun silahturahmi, untuk mahasiswa yang ikut KKL selalu kompak,” kata Rektor Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Dr. Drs. Burhanuddin, M.Pd, di Aula Kampus (III) Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Sihitan, Senin (19/8/2024).
Lanjut Rektor tema yang diangkat adalah membangun ketahanan pangan masyarakat melalui penguatan ekonomi pendidikan infrastruktur dan pelestarian budaya di Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Tema ini kita pilih, untuk membantu permasalahan masyarakat di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan kusus nya Kecamatan Angkola Selatan , melalui KKL diharapkan kiranya dapat memberi solusi dan jalan keluar dalam hal pengolahan sumber daya alam yang ada dilingkungan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi kreatif desa,” jelas Rektor Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan.
Ketua Panitia LPM Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Syafiruddin, STP, MP mengungkapkan jumlah peserta mahasiswa KKL berjumlah 203 orang
di wilayah Kecamatan Angkola Selatan, terdiri sebanyak 10 Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Ada 5 Fakultas yang mengikuti KKL iyatu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas FKIP, dan Fakultas Teknik.
Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu mengatakan kepada seluruh mahasiswa selamat bertugas yang menjalani KKL selama 45 hari.
Yang namanya KKL kawan – kawan mahasiswa itu akan berhadapan dengan masyarakat, tentu masyarakat tidak sama pemahaman nya.
“Apa yang didapatkan di bangku kuliah mengenai teori akan berbeda di lapangan yang didapatkan Ilmu nya oleh kawan – kawan mahasiswa,” pungkasnya Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu.
Reporter : Rizal Oloan Nasution