mimbarumum.co.id – Polda Metro Jaya menyiagakan sedikitnya 6.142 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk pengamanan unjuk rasa di beberapa titik Jakarta, Senin (12/9/2022) ini.
“Pengamanan disiagakan 6.142 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, di Jakarta.
Personel gabungan tersebut telah disebar di lokasi unjuk rasa antara lain Bundaran Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda), Gedung DPR/MPR RI, hingga Blok M.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka pengamanan unjuk rasa.
“Diimbau kepada masyarakat untuk menghindari sekitaran Bundaran Patung Kuda Monas, ruas jalan Abdul Muis dan Medan Merdeka, Harmoni , Gedung DPR / MPR, dikarenakan adanya kegiatan penyampaian pendapat oleh elemen masyarakat,” demikian dilansir dari akun Twitter Ditlantas Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro.
Adapun skema pengalihan arus lalu oleh pihak kepolisian di sekitar istana kepresidenan sebagai berikut :
1. Arus lalu lintas dari arah Bundaran HI menuju Jalan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Merdeka Selatan.
2. Arus lalu lintas dari arah Tugu Tani menuju Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira (situasional).
3. Arus lalu lintas dari arah Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit/Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Juanda atau ke Jalan Suryopranoto
4. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Gajah Mada dialihkan ke Jalan Tanah Abang Satu.
Sedangkan rekayasa lalu lintas di depan Gedung DPR/MPR RI akan dilakukan situasional, menyesuaikan kondisi aksi unjuk rasa.
Menurut informasi yang dihimpun, Senin ini beberapa elemen masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa dan penyampaian pendapat di sekitar Istana Negara. Salah satu tuntutan dalam unjuk rasa tersebut adalah menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
100 Polisi Antisipasi Demo Ojol
Kepolisian Sektor (Polsek) Kebayoran Baru menyiagakan sedikitnya 100 personel untuk antisipasi demo ojek daring di kawasan Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin siang.
“Kami menyiapkan 100 personel untuk rencana demo ojol nanti,” kata Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Donni Bagus Wibisono, Senin.
Donni mengatakan rencana demo ojek daring akan dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB, tepatnya di kawasan Pasaraya Blok M. Pada kawasan itu, terdapat salah satu kantor pusat, perusahaan pemilik aplikasi ojek daring.
Adapun tuntutan elemen masyarakat dalam aksi Senin ini masih sama yakni menolak kenaikan harga BBM dan kenaikan tarif pengemudi ojek daring (online).
Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas, polisi akan melihat kondisi saat di lokasi nanti, namun tetap melakukan pengaturan lalu lintas.
“Pengalihan arus melihat kondisi nanti, namun kami tetap melakukan pengaturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Edi Suprianto.
Selain itu, polisi mengimbau masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa untuk tertib dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sumber : cnnindonesia.com