mimbarumum.co.id – Remaja pria berinisial AE alias Ozi (16) terpaksa diarak ke Polsek Percut Seituan.
Pasalnya mencabuli pacarnya sendiri sebut saja namanya Mawar (15) warga Pasar 3 Tembung hingga belasan kali. Meski suka sama suka tetap saja Ozi harus mempertanggung jawabkannya di mata hukum.
Terkuaknya kasus pencabulan ini berawal ibu korban berinisial LI (48) pada Kamis (9/5/2019) keluar dari rumahnya. Warga bertemu dengan Li dan mengatakan bahwa putrinya menukarkan uang 100 ringgit ke mata uang rupiah.
Mendengar hal itu, Li buru-buru memeriksa isi lemarinya untuk memastikan apakah benar yang dikatakan warga tadi.
Ternyata omongan warga tadi benar. Li tak melihat 1 lembar kertas uang ringgitnya senilai 100 ringgit. Li hanya menemukan 1 lembar uang Malaysia senilai 100. Lalu Li mencari putrinya yang sudah putus sekolah itu dan menginterogasinya.
Mawar pun mengakui telah mengambil uang ringgit itu pada ibunya. Mawar pun mengaku telah menghabiskan uang tersebut bersama pacarnya, Ozi.
Li pun semakin curiga dengan putrinya itu. Lantaran warga pernah melihat Mawar dipukuli oleh pacarnya. Li lalu menginterogasi putrinya. Akhirnya Mawar pun mengaku bahwa Ozi sudah mencabulinya layaknya hubungan suami isteri. Pencabulan itu dilakukan Ozi beberapa kali di rumahnya.
Bagai tersambar petir di siang bolong. Amarah Li memuncak dan sempat memukul putrinya itu. Li pun melaporkan pengakuan putrinya pada Jimmi. Jimmi diketahui paman korban. Saat itu juga Jimmi mencari keberadaan Ozi.
Ozi berhasil ditemukan di kawasan Jalan Datuk Kabu. Jimmi yang juga emosi langsung mengarak Ozi ke Polsek Percut Seituan. Di kantor polisi, Ozi yang bekerja di toko pakaian Pasar Sentral Medan ini mengaku telah mencabuli Mawar belasan kali di rumahnya.
“Terakhir kami melakukannya 2 hari lalu bang. Aku sangat menyayangi Mawar dan siap bertanggung jawab. Beberapa hari lalu aku mendapat kabar dari Mawar bahwa ia telat datang bulan, dan kemungkinan hamil,” akunya.
Atas pengakuannya itu Ozi resmi ditahan di Polsek Percut Seituan. (dd)