mimbarumum.co.id – Ekonomi menjadi salah satu penguatan dalam visi Partai Nasdem. Bobby Nasution-Aulia Rachman pun mempertegas komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan usai menerima SK rekomendasi dari Partai Nasdem, kemarin.
“Sekarang yang harus diperbaiki di Kota Medan adalah akar permasalahannya terlebih dahulu. Pertama ada di birokrasi, bagaimana berjalannya mekanisme birokrasi kita sekarang ini, cukup kacau,” ucap Bobby.
Medan, sambungnya, harusnya bisa mengelola pagu dana APBD Rp30 triliun selama 5 tahun untuk menjadikan Kota Medan luar biasa.
“Jalan tidak ada yang berlubang, pembangunannya pesat. Cuma Rp30 triliun ini kemana? Itu karena birokrasi yang ada,” ungkapnya.
Baca Juga : PAN Resmi Dukung Bobby-Aulia Rachman di Pilkada Medan
Program ekonomi kerakyatan yang diusung Nasdem, tutur Bobby, sejalan dengan visi-misinya untuk mengembangkan UMKM. Bersama pelaku UMKM, dia ingin menciptakan pasar terlebih dahulu.
“Bagaimana pelaku UMKM di Medan ini mau besar, kalau market-nya (pasar) tidak dibantu pemerintah dulu. Jadi marketnya harus dibentuk terlebih dahulu. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Jadi dibentuk market dahulu, baru bisa besar UMKM,” terangnya.
Selain itu, Bobby penggagas menjelaskan bahwa memaksimalkan potensi lokal setiap kecamatan juga menjadi kunci penting dalam membangun ekonomi kerakyatan. (Rel)
Editor : Dody Ferdy