
mimbarumum.co.id – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Prasasti dan Penyerahan Upah Padat Karya Tunai.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Binjai H. Irwansyah Nasution, S.Sos., Anggota DPRD Fraksi Golkar Boniran, S.E., dan Koordinator LKM Makmur Harisa Situmeang, S.E., serta Camat Binjai Utara dan Lurah Jati Makmur di Jalan Gaharu Lk. V (Rumah Anggota DPRD Bapak Boniran, S.E.), Selasa (24/8/2021).
Terselenggaranya kegiatan ini karena telah selesainya Pelaksanaan Kegiatan Cash For Work (CFW) Padat Karya Tunai. Yakni Tahun Anggaran 2021 di Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Binjai Utara.
Sekretaris Daerah Kota Binjai, Irwansyah Nasution mengungkapkan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak bagi kehidupan sosial dan ekonomi. Terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Banyak pekerja kehilangan pekerjaan karena di PHK atau pedagang kecil yang tak bisa lagi menjalankan usahanya. Sehingga mengalami penurunan bahkan kehilangan pendapatan.
Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hadir. Guna memulihkan kondisi sosial ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak Covid-19. Yaitu dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui skema Padat Karya Tunai.
Apresiasi
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Padat Karya Program Kotaku. Karena program ini bertujuan untuk memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak Covid-19. Sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan permukiman yang layak huni. Produktif dan berkelanjutan sesuai harapan Presiden Republik Indonesia. Pelaksanaan kegiatan Padat Karya Program Kotaku juga telah memberi dampak positif terhadap perubahan wajah lingkungan permukiman dan perilaku masyarakat.
“Karena itulah saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan kepada Pemerintah Pusat. Dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Agar kiranya kegiatan Padat Karya ini tetap dilanjutkan di Kota Binjai,” tambah Sekdako.
Pemerintah Kota Binjai menitipkan pesan kepada masyarakat dan Pengurus LKM Makmur agar infrastruktur yang telah dibangun melalui Program Kotaku dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik.
Editor : Siti Murni