Beranda Mimbar Hukum & Kriminal Prestasi Hilang Jika Ada Kasus Libatkan Anggota Polri

Prestasi Hilang Jika Ada Kasus Libatkan Anggota Polri

0
Prestasi Hilang Jika Ada Kasus Libatkan Anggota Polri
Irjen Pol Martuani Sormin berikan arahan pada perwira penyidik di Polda Sumut. (mimbar/ist)

mimbarumum.co.id – Kapolda Sumut Ije Pol Martuani Sormin menegaskan sehebat apa pun yang diungkap dan menjadi prestasi maka prestasi itu hilang jika ada kasus melibatkan anggota Polri. Prestasi itu pun tidak ada artinya lagi.

“Sehebat apapun kasus yang kita ungkap dan menjadi prestasi apabila ada satu kasus yang mencoreng nama institusi Polri maka prestasi itu akan hilang dan tidak berarti. Maka laksanakan tugas sesuai bidang tugas dan prioritas berikan pelayan kepada masyarakat”, ungkap Kapolda Sumut didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz DK dan PJU Polda Sumut lainnya ketika memberi arahan pada penyidik di Aula Catur Prasetya, Selasa (14/1/2020).

Kegiatan dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran para perwira penyidik dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penegakan hukum terhadap tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Baca Juga : Instruksi Kapolda Sumut Berantas Judi Belum Berjalan

Sebelum tahun 2016, Polri merupakan salah satu institusi pemerintah yang tidak dipercaya publik. Seiring berjalannya waktu di era demokrasi saat ini, kepercayaan publik sangat diperlukan dikarenakan kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat.
Sejak era Bapak Tito Karnavian menjadi Kapolri digaungkan program PROMOTER dimana program tersebut masih dilanjutkan hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut mengatakan bahwa banyak kasus yang terpublikasi viral dimedia yang melibatkan personil Polri dan menjadi masalah.

Terkait kasus-kasus kejahatan jalanan (street crime), Kapolda Sumut meminta seluruh personil untuk saling peduli dan jangan mempersulit para korban yang melapor. Begitu pula terkait dengan permasalahan agama atau SARA, personil harus saling bantu mengcooling down sehingga dapat memperkecil permasalahan yang terjadi.

Kapolda Sumut juga menegaskan bahwa jangan pernah main-main dengan urusan narkotika.

“Bagi siapapun yang menyalahgunakan atau menggunakan narkotika harus diberi tindakan tegas dan terukur,” ujar Martuani.

“Jadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, layani masyarakat dengan senyum, sapa dan salam serta tangani kasus-kasus dengan baik bukan sebaliknya,” pesan Martuani. (dody)

Tinggalkan Balasan