mimbarumum.co.id – Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan mewajibkan kadernya mendukung pasangan Bobby-Aulia pada Pilkada Kota Medan 2020, 9 Desember mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan, M. Rahmaddian Shah saat membacakan pernyataan sikap di Regale International Convention Center, kemarin.
Saat itu, juga dirangkai penandatanganan pakta integritas antara Bobby Nasution, M. Rahmaddian Shah dan Ketua MPC Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Kodrat Shah.
Baca Juga : Kinerja Rapidin-Juang Teruji, Samosir Peroleh DID Rp55 Miliar
Menurut Dian, dengan terpilihnya Bobby sebagai Walikota Medan pada kontestasi pilkada nanti, maka diyakini Medan akan lebih maju. Selain itu, mudah-mudahan juga dijauhkan dari praktik korupsi.
“Kami yakin, jika Bobby menjadi Walikota Medan, akan mempu membersihkan segelintir kelompok atau oknum yang selalu ‘bermain’ di pemerintahan. Kami siap menjadi garda terdepan untuk membela dan mendukung Bobby jika ada yang ingin mengganggunya untuk melenyapkan praktik korupsi tersebut,” urai Dian.
Sementara, Bobby mengaku sangat tersanjung dan berterima kasih atas dukungan tersebut.
“Saya rasa, memang wajib mendukung kader yang maju dalam kontestasi pilkada. Karena saya juga anggota Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila,” sebutnya.
“Jangan dikira kami ini masih muda sebagai anak-anak. Era sudah berubah ke arah digital. Kita harus transparan, termasuk pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Jangan cerita pengalaman, karena kota ini sudah letih dengan pengalaman yang buruk. Kami akan ubah Mdan menjadi lebih baik,” tandasnya.
Sementara, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Kodrat Shah menekankan, kader yang membelot akan dipecat. Karena keputusan itu sudah digariskan Majelis Pimpinan Nasional (MPN)
“Kita harus tunjukkan Pemuda Pancasila solid dan militan, bukan ‘pemain’ bayaran. Kalau ada kader terbukti dibayar sehingga melawan keputusan ini, akan dipecat,” sebutnya. (Rel)
Editor : Dody Ferdy