Pohon Ratusan Tahun Tumbang di Lapangan Merdeka

Berita Terkait

Medan, (Mimbar) – Sebuah pohon ukuran besar yang ditengarai berusia ratusan tahun yang selama ini berdiri kokoh di pinggiran Lapangan Merdeka Medan, mendadak roboh tanpa sebab. Padahal, saat itu tidak ada angin ekstrim ataupun hujan deras.

Tumbangnya pohon trembesi itu mengakibatkan sejumlah kendaraan mobil ringsek tertimpa batang pohon. Dua unit mobil yang paling parah kerusakannya, yakni satu unit mobil Maza BK1531 IW dan satu unit mobil CRV BK69 UB.

Selain merusakkan bodi mobil, pengendara di dalamnya juga mengalami luka cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan segera. Asri (41) dan Yusman (43) segera dirujuk ke rumah sakit Putri Hijau, Medan.

Dua orang pengendara sepedamotor yang melintas di Jalan Balai Kota itu juga turut menjadi korban. Pengendara itu, Handi yang mengalami luka pada bagian dada dan Fachreza yang mengalami luka pada bagian punggung juga sudah dilarikan petugas ke rumah sakit Islam Malahayati, Medan.

- Advertisement -

Fenomena tumbangnya pohon trembesi yang dikenal sebagai pohon dengan akar yang sangat kuat itu sempat menjadi perbincangan warga Kota Medan karena biasanya penyebabpohon tumbang karena terpaan angin kencang atau karena derasnya hujan.

Di media sosial bahkan ada yang mencoba mengkaitkan peristiwa itu dengan persoalan kepemimpinan di kota ini. Namun banyak diantara para netizen menyoroti keberadaan pusat jajanan Merdeka Walk sebagai penyebab tumbangnya pohon tersebut.

Warga menduga, banyaknya bangunan permanen di lokasi Lapangan Merdeka Medan itu menjadi penyebab utama akar pohon menjadi lapuk sehingga tidak mampu lagi menahan beban batang yang besar dan menjulang tinggi.

Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu kepada wartawan menjelaskan, akar pohon tua itu terlihat sudah mengering. Keberadaan lantai terbuat dari cor-coran semen diduga menyebabkan akar pohon tidak mendapatkan oksigen sehingga akhirnya mati.

“Sangat tidak dibenarkan di bawah sekitaran pohon itu disemen. Kejadian pohon tumbang itu pun akibat bencana dan coba tanya ke BPBD,” ujar Zulkifli.

Peristiwa tumbangnya pohon tersebut menyebabkan arus lalulintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Jalan Balai Kota dan Jalan Raden Saleh menjadi macet total. Sejumlah aparat kepolisian dari satuan laulintas terlihat melakukan upaya penguraian lalulintas agar
kembali normal. (AE)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Fenomena Equinox Maret 2021, Matahari Berada Tepat di Posisi Zenith

Oleh: Abdul Aziz, Purna Tugas BMKG Medan, MIMBAR - Diperkirakan pada tanggal 21 Maret 2025 mereka yang tinggal di garis...