mimbarumum.co.id – Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Lawe Sikap mengapresiasi dan laksanakan saran Komisi B DPRK Aceh Tenggara. Pasca kunjungan ke perusahaan pada Senin (24/5/2021).Â
“Ada beberapa saran anggota DPRK Agara yang membangun. Dan bisa menjadi solusi,” tutur humas PLTM Lawe Sikap, Dermawan mewakili pimpinannya kepada media, Jumat (28/5/2021).
Langkah-langkah penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang merupakan beberapa saran DPRK Agara. Sehingga menyelesaikan penyediaan/supply air baku instalasi IPA PDAM Lawe Sikap.
Solusi jangka pendeknya, target maksimum pukul 19.00 WIB air sudah mengalir ke pelanggan PDAM; Akan memperbaiki bendungan batu pengarah air ke intake PDAM yang sebelumnya rusak oleh Daiman Selian. Yakni adik dari 2 karyawan PDAM.
Melakukan perbaikan bersama-sama kontraktor dan karyawan PLTM serta karyawan PDAM. Pengrusakan setelah perbaikan atau selama proses perbaikan bendungan oleh Daiman Selian. Ketua Komisi B DPRK dan anggota akan melaporkan ke pihak berwajib. “Yakni untuk memproses secara hukum tindakan perusakan tersebut,” terangnya.
Solusi jangka menengah dan panjangnya, melakukan koneksi atau sambungan pipa. Yakni dari pipa outlet air baku PLTM Lawe Sikap ke Pipa 12 Intake PDAM.
Menyarankan PDAM mengurus izin terlebih dahulu ke Kementerian PUPR sebagai pemilik sungai dan tanah, atau area Garis Sepadan Sungai
Instruksikan Humas Tindaklanjuti Perbaikan Bendungan
“Menyikapi hasil pembicaraan tersebut. Pimpinan PLTM Lawe Sikap sudah melaksanakan point pertama. Langsung menginstruksikan humas perusahaan, Dermawan dan karyawan segera menindaklanjuti perbaikan bendungan.
Hasil perbaikan bendungan pengarah, serta pertambahan debit air yang masuk ke Intake PDAM pada sore hari. Dan juga perusakan kembali hasil perbaikan bendungan pengarah tersebut oleh Damian Selian. Tertuang dalam sebuah berita acara terlampir.
“Selanjutnya kita menunggu tindakan dari Ketua Komisi B dan anggota Komisi yang berjanji akan melaporkan perusak fasilitas umum berupa bendungan pengarah air oleh Damian Selian ke Pihak berwajib (Polisi). Karrna itu bisa menjurus fitnah, yang merugikan PLTM,” kata Dermawan selaku humas PLTM Lawe Sikap.
Sementara itu, Pimpinan PLTM Lawe Sikap menyampaikan melalui humas, Dermawan bahwa serta akibat dari perbuatan tersebut, menjurus tindakan kriminal.
Pimpinan Perusahaan PLTM Lawe Sikap melalui Humas juga menyakini air PLTM lebih baik. “Kami berani menjamin kalau air dari PLTM Lawe Sikap kualitasnya lebih steril daripada PDAM Tirta Agara. Apalagi kemarin ada temuan bangkai ular dalam pipa milik PDAM.
Untuk hal ini dapat bapak teliti aliran air di RS, apakah disaring dahulu atau langsung dipakai ke kamar-kamar RS tersebut. Kami persilakan pihak terkait untuk melakukan uji kualitas air dari PLTM Lawe Sikap dan PDAM Tirta Agara. Kami yakin kualitas air lebih bagus milik PLTM Lawe Sikap,” beber Dermawan mewakili perusaahan.
Dermawan juga menyampaikan bahwa juga dapat diteliti dari sisi agama, dapat dimintakan pendapat ke ulama, misalnya dari aliran sungai merupakan tempat minum dan buang air dari hewan, khususnya babi hutan. Dan dengan sengaja air tersebut disalurkan ke masyarakat, bagaimana dengan hukum halal-haramnya. Serta akibat dari perbuatan tersebut.
“Maka dari itu, kami dari PLTM Lawe Sikap sangat berharap kerjasama semua pihak, agar bisa menyelesaikan masalah ini secara arif dan bijaksana. Karena ini semua demi kepentingan masyarakat Agara juga,” pungkas Dermawan.
Sementara itu, Agus selaku koordinator lapangan dalam rilisnya mengatakan, PLTM Lawe Sikap hadir tidak ada niat menyulut kericuhan melainkan menerangi negri, serta memberi kontribusi kepada masyrakat dan pemda.
“Kita mengharapkan jangan ada indikasi keinginan dari manapun yg bisa merugikn masyarakat. Mari bersama membngun negri,” sebut Agus melalui humas PLTM.