Petani Padi Airputih Terancam Gagal Tanam

Berita Terkait

mimbarumum.co.id –  Petani di Desa Aras Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara terancam tidak dapat melakukan penanaman padi pada musim tanam pertama tahun ini. Puluhan hektar lahan sawah milik mereka tidak mendapatkan asupan air dari saluran irigasi setempat.

H. Hasibuan, seorang petani di pasar 1 desa itu mengatakan seharusnya musim Tanam (MT) I tahun ini dimulai pada tanggal 25 Februari lalu, namun air irigasi tak kunjung masuk ke areal persawahannya.

“Baru masuk sekitar pertengahan (bulan) Maret. Itupun debitnya sangat kecil,” ucapnya.

Saking kecilnya debit air itu, tambah Hasibuan, lahan persawahan yang letaknya lebih jauh atau agak ke ujung tidak mendapatkan sama sekali air.

- Advertisement -

Petani itu memastikan jika kondisi itu tidak mendapat solusi segera maka  MT I akan terlambat dan hal itu akan mempengaruhi masa tanam berikutnya. Terganggunya pola tanam ini, maka kemungkinan penurunan produksi hingga gagal panen menjadi ancaman besar para petani.

“Jika petani tidak mengikuti pola tanam yang sudah ditetapkan maka akan berdampak banyak hal, mulai dari hama hingga harga,” ucapnya.

Pantauan Mimbar, Senin (26/3) ada sebagian petani yang sudah mulai mengelola lahan persawahannya karena beberapa hari sebelumnya sempat mendapatkan asupan air, meskipun volumenya sangat sedikit. Namun sebagian lagi menghentikan pengolahan karena air kembali tak mengalir.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batubara, Ajijul Mukahar mengaku sedang berupaya memperbaiki saluran irigasi di daerah itu.” Sudah saya hubungi ke petugas irigasi yang bersangkutan, mungkin sedang diatasi masalahnya, petani tunggu saja,” kata Ajijul. (kn)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Temui Anggota DPRD Deliserdang, FKPPN Sumut Desak Sub Holding Supportingco Bayar Uang Beras dan Jubelium Pensiunan

mimbarumum.co.id - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN) Sumatera Utara, yang memiliki legalitas hukum...