Pertamina Dukung HSSE, Hadirkan Damkar Canggih

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Komitmen Pertamina dalam menerapkan aspek Health Safety Security & Environment (HSSE) tidak tanggung-tanggung. Berbagai teknologi terbaru dihadirkan Pertamina dukung HSSE bagi pekerja. 

Salah satunya tampak di Fuel Terminal (FT) Medan Group Medan Labuhan, Jalan Kol Yos Sudarso Km 19,5 Medan. Pertamina menyediakan tim pemadam kebakaran (damkar) snediri untuk menjamin keselamatan pekerja di kawasan yang memiliki 24 tangki bahan bakar minyak (BBM) ini.

Tim yang terdiri dari 24 orang petugas ini, tetap siaga 24 jam menjaga komitmen Pertamina. Mobil pemadam canggih didatangkan khusus dari Amerika Serikat untuk mendukung tim damkar. Harga mobil damkar pun cukup fantastis, hingga miliaran rupiah.

Asisten Manager HSE Operation FT Medan Group, Achmad Surya Karbala menjelaskan untuk operasional tim yang berada di unit Fire Station ini sudah menjalani berbagai pelatihan. Tidak sekali, pelatihan rutin pun dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan.

- Advertisement -

“Mereka juga pernah simulasi langsung memadamkan api di Sungai Gerong,” ucap dia, beberapa waktu lalu.

Kata dia, saat pelatihan HSE Training Center Sungai Gerong, Palembang. Tim langsung berhadapan dengan api yang terbakar di tangka. Setiap tim pun dituntut cepat dan efisien dalam memadamkan api.

“Jadi tim punya pengalaman dalam menjalankan pekerjaan serta menjalankan komitmen Pertamina dukung HSSE,” jelasnya.

Ia bilang, mobil pemadam di Fire Station Pertamina pun berbeda dengan mobil pemadam dinas pemadam kebakaran. Mobil ini bisa menyalurkan air hingga 6 juta liter. Tidak hanya air, mobil bisa melakukan pemadaman api dengan foam atau busa.

Selain pipa BBM, dua pipa pendukung tampak melingkari tangki sebagai pengamanan awal jika terjadi kebakaran.

“Jika mengamanan awal tidak bisa bekerja, tim damkar sudah siaga dengan mobilnya untuk memadamkan api,” terangnya.

FT Medan Group Gunakan SPM untuk Penerimaan BBM

Sementara Fuel Terminal Manager Medan Group, M Ikmal menjelaskan ada keunikan lain pada FT Medan Group dengan lokasi-lokasi FT lainnya. FT lainnya pada aktivitas penerimaan menggunakan fasilitas Jetty. Namun pada penerimaan BBM di FT Medan Group menggunakan fasilitas Single Point Mooring (SPM).

“Yaitu sebuah fasilitas tambat kapal yang berada di tengah laut. Yang mampu memfasilitasi kapal hingga ukuran 30.000 DWT. Dengan flowrate 850 Kl per jam,” jelasnya.

Ia bilang Pertamina menggunakan fasilitas SPM untuk memastikan proses penerimaan produk BBM melalui kapal tidak terganggu. Terutama dengan adanya pengaruh pasang/surut laut. Sehingga proses penerimaan dan penyaluran BBM hingga tangan konsumen tidak terhambat.

Reporter : Siti Murni

Editor : Siti Murni

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Pegawai P3RI PTPN I Langsa, BPJS Ketenagakerjaan Himbau Perlindungan Jaminan Sosial di Wilayah Langsa

mimbarumum.co.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Langsa menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris almarhum Juarto...