mimbarumum.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Drs. Baskami Ginting meminta agar Polda Sumut, Gubernur Sumut, Disperindag turun ke lapangan dan jangan menyusahkan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Baskami Ginting kepada Mimbar, Senin (28/3) mengingat stok minyak goreng (Migor) yang diklaim masih mencukupi jelang bulan puasa.
Ia mengatakan, persoalan minyak goreng sudah dibicarakan dengan Komisi B dalam fungsi pengawasan.
“Kita meminta (Komis B-red) supaya diundangnya Disperindag, supaya diawasi dilapangan, sekarang stok mencukupi sedangkan kartel-kartel bermain-main lagi dia nya,” kata Baskami yang merupakan politisi PDI Perjuangan.
Pimpinan DPRD Sumut ini juga menuturkan, meminta Polda supaya turun dan menangkap kartel yang bermain dalam persoalan minyak goreng.
“Polda turun supaya melihat situasi dilapangan, yang penting barang harus ada jangan rakyat disusahin. Ini kita mau masuk bulan puasa, ini yang harus kita jaga semuanya. Jadi kita minta supaya Polda turun kebawa lah. Kalau ada kartel-kartel itu bermain tangkap saja langsung,” tegasnya.
Disamping itu, Baskami Ginting mengungkapkan bahwa Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi telah berjanji akan mengawasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
“Pertama dia (Gubsu) berjanji akan mengawasi (Dinas Perindag), mencukupi dan melihat harga,” tuturnya.
Dirinya juga mengaku Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (DPP PDI) Perjuangan mengintruksikan untuk turun memantau peredaran minyak goreng.
“Diintruksikan dari partai untuk ketua nya mengawasi, bila mana ada apa-apa kita akan laporkan ke DPP,” tandas Ginting.
Reporter : Jepri Zebua