Beranda Kesehatan Percut Sei Tuan Ditarget 11.110 Akseptor KB Baru Tahun 2022

Percut Sei Tuan Ditarget 11.110 Akseptor KB Baru Tahun 2022

0
Percut Sei Tuan Ditarget 11.110 Akseptor KB Baru Tahun 2022

mimbarumum.co.id – Perkiraan Permintaan Masyarakat (PPM) Peserta KB Baru tahun 2022 di Kecamatan Percut Sei Tuan cukup besar, mencapai 11.110 akseptor. Dan hingga kemarin, pencapaian  peserta baru sebanyak 927 akseptor.

“Jumlah ini baru 8,3% dari target kita. Tapi kita yakin dengan program dan sosialisasi yang telah kita rancang dengan dukungan tiga pilar, pemerintah, masyarakat dan pengusaha, target dapat kita capai,” ucap Koordinator KB Kecamatan Percut Sei Tuan di sela kegiatan live streaming dalam Kunjungan Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo; dalam rangka Deklarasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kabupaten Deli Serdang; sekaligus Pencanangan Bakti Sosial Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Bangga Kencana-Kesehatan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022, Kamis (11/3/2022).

Kader Keluarga Berencana di Kecamatan Percut Sei Tuan mengaku semangat menjalankan program telah di tetapkan. Sebanyak 837 kader KB Percut Sei Tuan akan berusaha menurunkan angka stunting.

“Antara lain di sini, Klinik Asnah, kita tetap menjaring PPM Peserta KB Baru,” jelasnya.

Merumuskan Rencana Strategis dan Tepat Sasaran

Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Deli Serdang; Era Permata Sari menuturkan kunjungan Kepala BKKBN Hasto Wardyono ke Sumatera Utara, khususnya Deli Serdang untuk melihat peran aktivitas kerja dalam proses advokasi dan program Bangga Kencana. Sehingga tersampaikannya informasi program Bangga Kencana untuk percepatan penurunan stunting.

“Menurunnya prevalensi angka stunting di Kabupaten Deli Serdang juga meningkatnya presentasi cakupan, capaian target program Bangga Kencana yang inovatif dan tepat sasaran dalam rangka penurunan angka stunting di Sumatera Utara,” tuturnya dalam kegiatan yang terpusat di Balairung Pemkab Deli Serdang, Kamis (10/3/2022).

Dia menuturkan seluruh peserta yang hadir secara offline seluruhnya berjumlah 278 orang. Yang terdiri dari rombongan BKKBN Provinsi dan BKKBN RI; Forkopimda Deli Serdang, Kepala UPTD Kabupaten Deli Serdang; Kemudian, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Deli Serdang; Koordinator kecamatan tim penggerak PKK Kabupaten Deli Serdang tim penggerak PKK kecamatan dan desa Deli Serdang;tim pendamping keluarga kepala Puskesmas se kabupaten Deli Serdang.

Katanya, Perwakilan DP3AP2KB Deli Serdang bersama-sama merumuskan rencana strategis jangka pendek hingga jangka panjang yang inovatif dan tepat sasaran. Terutama dalam melaksanakan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di lapangan secara kolektif.

Selain di Balairung, kegiatan juga disaksikan melalui aplikasi zoom di empat kecamatan Deli Serdang. Yakni Kecamatan Tanjung Morawa, Kecamatan Hamparan Perak, Kecamatan Sunggal dan Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar menyampaikan bangga karena Kabupaten Deli Serdang terpilih sebagai tempat kunjungan kerja dalam rangka penurunan dan pengendalian angka stunting di Sumatera Utara.

“Kunjungan bapak akan memberikan motivasi bagi kami pemerintah kabupaten Deli Serdang dan segenap komponen dalam menjalankan program-program pemerintah. Terutama di bidang pengendalian penduduk,” tukasnya.

Pencapaian Deli Serdang Luar Biasa

Sementara Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menuturkan pencapaian Deli Serdang menurunkan angka stunting mencapai 12,5% merupakan angka yang sangat luar biasa.

“Tim percepatan penurunan stunting harus di percepat pembentukannya. Dan sekretarisnya saya minta bu Era (Kepala DP3AP2KB Deli Serdang). Karena dalam penurunan anggaran tidak bisa OPD lain, kecuali dinas yang dipimpin bu Era,” ucap dia.

Hasto mengaku biasanya alokasi anggaran daerah untuk KB tidak besar. Karenanya untuk tahun 2022, BKKBN mengalokasikan untuk non fisik hampir Rp 16 miliar  dan fisiknya lebih dari Rp 2 miliar untuk penurunan stunting. “Makanya bidan bagi pasien yang ingin KB klaim dananya ke bu Era. Pakai anggaran BKKBN ini untuk KB,” tandasnya.

Reporter : Siti Amelia

Tinggalkan Balasan