mimbarumum.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanjung Balai dipimpin Amran, HS didampingi Kabag Kesra Binjai, Fahri Aldi melakukan studi banding sistem Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) yang diselenggarakan MUI Binjai, Kamis (24/9/2020).
Ketua MUI Tanjung Balai Amran HS mengemukakan niat pengurus MUI Tanjung Balai melaksanakan kader ulama karena prihatin dengan kondisi ulama yang sudah sedikit.
“Melahirkan seorang ulama tidak mudah, oleh sebab itu kami merencanakan membuat pendidikan kader ulama di Tanjung Balai,” jelasnya.
Baca Juga : Bobby-Aulia Nomor Urut 2, Insya Allah Berkah
Menurut Amran, ia awalnya berkonsultasi kepada pengurus MUI Sumut. Oleh Sekum MUI Sumut Ardiansyah disarankan untuk belajar ke MUI Binjai.
Ketua MUI Binjai HM Jamil menjelaskan proses PTKU diselenggarakan MUI Kota Binjai sejak 2015.
”Gelombang pertama 12 orang dengan belajar di arena MTQ Kota Binjai,jalan Bejomuna. Gelombang kedua 15 orang , sudah terpusat di komplek PTKU Jalan AR Hakim,” jelas Jamil.
Komisi Pendidikan MUI Binjai Yundiser menjelaskan sistim proses penerimaan calon kader ulama, tenaga pengajar, kurikulum dan kerja sama dengan perguruan tinggi, sehingga kader ulama memperoleh sarjana yang merupakan sertifikasi positif akan ilmu mereka.
“Pendidikan Tinggi kader ulama( PTKU) MUI Binjai melakukan proses belajar selama tiga tahun dengan sistem asrama,” jelas Yundiser.
MUI Tanjung Balai dan Binjai diharapkan bisa selalu berkordinasi untuk konsultasi wujudkan pendidikan kader ulama di Tanjung Balai.
Reporter : Burhan Sinulingga
Editor : Dody Ferdy